Legenda Tinju: Chris John Taklukkan Penghancur Manny Pacquiao

oleh -8 Dilihat
Legenda Tinju: Chris John Taklukkan Penghancur Manny Pacquiao

KabarDermayu.com – Melalui Kisah Legendaris, VIVA Sport mengajak pembaca bernostalgia dengan berbagai cerita tak lekang oleh waktu dari dunia olahraga. Kisah ini mencakup rivalitas sengit, perjuangan para atlet, hingga momen-momen bersejarah yang mengubah lanskap olahraga.

Chris John, salah satu petinju terbaik yang pernah dimiliki Indonesia, memulai karier profesionalnya pada tahun 1998 dan mengakhiri kiprahnya pada tahun 2013. Meskipun telah berlalu 13 tahun, namanya masih tetap harum dan dikenang hingga kini.

Julukannya, “The Dragon”, tidak terlepas dari prestasinya yang gemilang. Chris John tercatat sebagai petinju kedua terlama yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu sepanjang masa. Ini merupakan pencapaian luar biasa bagi seorang atlet Indonesia.

Chris John menjadi petinju Indonesia kelima yang berhasil meraih gelar juara dunia. Ia mengikuti jejak para legenda sebelumnya seperti Ellyas Pical, Nico Thomas, Ajib Albarado, dan Suwito Lagola. Kerennya lagi, ia menempati peringkat kedua dalam daftar petinju yang paling sering mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu, dengan total 10 kali pertahanan.

Baca juga: Pendapatan Pajak Tambang 70% Disarankan Kembali ke Desa

Sepanjang karier gemilangnya, Chris John telah melakoni 52 pertarungan. Dari jumlah tersebut, ia meraih 48 kemenangan, dengan 22 di antaranya melalui KO. Selain itu, ada 3 hasil imbang dan hanya satu kekalahan yang tercatat dalam rekornya.

Salah satu kemenangan paling legendaris yang diraih Chris John terjadi pada 4 Maret 2006. Dalam pertarungan tersebut, ia berhadapan dengan petinju asal Meksiko, Juan Manuel Marquez.

Pada saat itu, nama Juan Manuel Marquez sangatlah mentereng di dunia tinju kelas bulu. Ia bahkan pernah mengalahkan petinju ternama asal Filipina, Manny Pacquiao. Marquez juga memegang dua gelar bergengsi, yaitu juara WBA dan IBF, yang menunjukkan betapa tangguhnya lawannya.

Dalam duel yang berlangsung di Tenggarong, Kalimantan Timur, Chris John yang saat itu tidak diunggulkan tampil luar biasa. Ia mampu mengimbangi setiap serangan yang dilancarkan oleh Marquez.

Pertarungan berjalan sengit, hujan pukulan menghiasi ring tinju dari ronde ke ronde. Marquez mengerahkan segenap kemampuannya untuk menyerang di setiap kesempatan yang ada.

Namun, Chris John menunjukkan kehebatannya dalam bertahan dan membalas. Ia sering kali memancing Marquez untuk menyerang lebih dulu, sambil melepaskan pukulan hook yang akurat. Strategi ini terbukti efektif.

Poin demi poin berhasil dikumpulkan oleh Chris John dari setiap pukulan bersih yang mendarat di wajah dan tubuh Marquez. Keahlian dan ketenangannya di atas ring menjadi kunci kemenangannya.

Duel sengit tersebut berlangsung hingga ronde ke-12. Keduanya menunjukkan semangat juang yang tinggi, belum ada yang menyerah. Akhirnya, bel tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.

Setelah perhitungan poin, Chris John dinyatakan keluar sebagai pemenang. Kemenangan ini menjadi salah satu momen paling membanggakan dalam sejarah tinju Indonesia, terutama karena berhasil mengalahkan petinju sekelas Juan Manuel Marquez.

Terlepas dari segudang prestasi yang telah diraihnya, legenda tinju kebanggaan Indonesia ini telah memutuskan untuk pensiun. Pengumuman pensiunnya dilakukan pada tahun 2013, menutup babak penting dalam karier profesionalnya.