Presiden Real Madrid Marah Besar pada Barcelona

oleh -6 Dilihat
Presiden Real Madrid Marah Besar pada Barcelona

KabarDermayu.com – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, meluapkan amarahnya dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada Selasa, 12 Mei 2026 malam WIB. Sosok yang kerap disapa bos besar Los Blancos ini tampil emosional saat membahas berbagai isu negatif yang belakangan ini menerpa klubnya.

Perez, yang telah dua kali menjabat sebagai pemimpin Real Madrid sejak tahun 2000 hingga 2006, dan kembali memegang kendali sejak 2009 hingga kini, menunjukkan kekesalannya atas pemberitaan yang menyebutkan bahwa klubnya tengah dilanda krisis.

Pebisnis berusia 79 tahun ini memulai konferensi pers dengan tegas membantah rumor mengenai kondisi kesehatannya. Ia juga menyindir media yang terus menerus menyebarkan isu-isu negatif tentang dirinya.

“Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menanggapi pihak-pihak yang mengkhawatirkan saya. Saya masih memimpin klub dan perusahaan saya, yang berhasil menghasilkan 50 juta euro setiap tahunnya. Kesehatan saya dalam kondisi sempurna. Jika saya menderita kanker, tentu saja saya akan segera mendatangi pusat onkologi. Hal itu pasti sudah diberitakan ke seluruh dunia. Itu semua tidak benar, dan rumor tersebut sudah menyebar luas,” ungkap Perez, seperti dikutip dari Diario AS.

Tidak berhenti di situ, Perez kemudian memaparkan berbagai pencapaian gemilang Real Madrid, baik di cabang sepak bola maupun bola basket. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan terpengaruh oleh segala kritik dan tekanan yang terus menerus datang.

Namun, bagian paling menarik dari konferensi pers tersebut terjadi ketika Perez mulai menyinggung rival abadi mereka, Barcelona, serta kasus Negreira yang kembali menjadi sorotan publik.

Perez secara terang-terangan menuduh adanya praktik yang merugikan Real Madrid selama bertahun-tahun. Ia bahkan mengisyaratkan adanya hubungan yang mencurigakan antara pihak yang mengatur perwasitan di La Liga dengan Barcelona.

Baca juga: Peresmian Fasilitas Air Bersih Dukung Kebangkitan Aceh di Pidie Jaya

Kasus Negreira sendiri merupakan dugaan skandal pembayaran senilai kurang lebih 8 juta euro yang dilakukan oleh Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira, yang merupakan mantan wakil presiden komite wasit di Spanyol. Skandal ini pertama kali terungkap pada tahun 2018.

“Kasus Negreira, yang merupakan kasus korupsi olahraga, masih terus bergulir. Masih ada wasit dari era tersebut yang saat ini masih memimpin pertandingan. Kami akan mengajukan berkas ini kepada UEFA agar masalah ini segera diakhiri,” tegas Perez.

Presiden Real Madrid ini juga menekankan bahwa bukan hanya Los Blancos yang dirugikan dalam situasi tersebut. Menurutnya, banyak klub lain yang juga terkena dampaknya, sementara Barcelona disebut selalu mendapatkan keuntungan.

“Para anggota Madrid mendukung saya dalam perang melawan Negreira dan pihak lainnya. Tidak hanya Real Madrid yang dirugikan, tetapi juga tim-tim lain. Barcelona selalu diuntungkan. Kita akan lihat apakah UEFA akan mengambil tindakan dalam masalah ini, dan saya yakin mereka pasti akan bertindak,” lanjutnya.

Perez bahkan mempertanyakan bagaimana dugaan korupsi tersebut bisa berlangsung selama lebih dari dua dekade tanpa adanya penyelesaian yang jelas.

“Tidak mungkin ada dugaan korupsi yang berlangsung selama lebih dari 20 tahun. Kita akan melihat apa yang akan terjadi dari sisi pidana dan juga dari sisi olahraga melalui UEFA. Kita akan lihat apa yang akan terjadi. Saya tidak datang ke sini hanya agar wasit bisa menjadi kaya raya dari uang Barcelona,” ucap Perez dengan nada yang sangat tajam.