Peresmian Fasilitas Air Bersih Dukung Kebangkitan Aceh di Pidie Jaya

oleh -4 Dilihat
Peresmian Fasilitas Air Bersih Dukung Kebangkitan Aceh di Pidie Jaya

KabarDermayu.com – Fasilitas sumur air bersih diresmikan di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Peresmian ini menjadi penanda upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut akhir tahun lalu.

Penyediaan air bersih ini merupakan respons langsung terhadap masalah krusial yang dihadapi warga pascabencana. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kitabisa, Karang Taruna, serta dukungan pemerintah pusat dan daerah.

Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala, bersama Kitabisa hadir dalam peresmian fasilitas sumur air bersih. Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, beserta jajaran pemerintah daerah dan desa setempat.

Bantuan air bersih ini menjadi wujud konkret dari solidaritas sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana. Kabupaten Pidie Jaya sendiri mengalami kerusakan yang cukup parah akibat banjir tersebut.

Lebih dari 20 ribu warga terpaksa mengungsi, lebih dari 10 ribu rumah tergenang lumpur, dan sekitar 122 tempat ibadah mengalami kerusakan signifikan akibat bencana.

Tiar Karbala menekankan bahwa solidaritas sosial yang terwujud melalui platform Kitabisa, sebagai organisasi masyarakat sipil, selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk mengerahkan sumber daya maksimal dalam penanganan bencana.

Presiden Prabowo Subianto bahkan telah mengunjungi Aceh sebanyak tiga kali pada masa tanggap darurat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo, negara harus hadir di tengah masyarakat yang terkena musibah. Beliau bersama seluruh jajaran memastikan Aceh dapat bangkit kembali dan penanganan terhadap warga terdampak dilakukan secara maksimal,” ujar Tiar Karbala dalam keterangannya, Sabtu, 16 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa peresmian sumur air bersih ini merupakan langkah awal pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana. Diharapkan, aktivitas warga dapat berangsur normal dan roda perekonomian kembali berputar.

Meskipun beberapa bulan telah berlalu, dampak banjir akhir tahun lalu masih menyisakan berbagai tantangan. Pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap wilayah terdampak, termasuk Provinsi Aceh, melalui berbagai bantuan.

Bantuan tersebut mencakup perbaikan infrastruktur jalan, distribusi logistik, hingga pemulihan bangunan vital. Selain pemerintah, organisasi masyarakat sipil seperti Kitabisa juga turut memberikan dukungan.

President and Co-founder Kitabisa, M. Alfatih Timur, atau yang akrab disapa Timmy, menjelaskan bahwa fasilitas sumur air bersih ini merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat luas. Donasi yang terkumpul memungkinkan pembangunan sumur air bersih dan unit penyulingan air agar layak minum di beberapa titik di Aceh.

Baca juga: Leo/Daniel Berjuang Habis-habisan di Semifinal Thailand Open 2026

Ratusan warga di beberapa desa menjadi penerima manfaat program ini, termasuk di Pidie Jaya. Tercatat ada tiga desa di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, yang menerima program sumur air bersih.

Timmy juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan, mulai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie Jaya dan Karang Taruna. Peran mereka sangat penting dari tahap inisiasi hingga operasional dan perawatan fasilitas air yang telah diresmikan.

Ia juga berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Stafsus Presiden Tiar Karbala, dan jajaran pemerintah pusat atas fasilitasi yang diberikan hingga program ini terwujud. “Terima kasih kepada Pak Presiden, Pak Tiar, dan seluruh pihak yang membantu program ini,” ucap Timmy.

Timmy mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Tujuannya adalah mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. Kitabisa berkomitmen menyalurkan dukungan masyarakat dalam aksi nyata, seperti program sumur air bersih ini.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan penyaluran bantuan air bersih ini. “Berkat bantuan ini, perekonomian warga bisa berangsur pulih. Masyarakat sangat memerlukan sumur air bersih ini,” ujar Sibral Malasyi.

Kepala Desa Gamplong Blang, Muslim, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas perubahan signifikan yang dirasakan. Warga, khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam rombongan pengajian, turut menyampaikan apresiasi mereka.

Sejak bencana akhir tahun lalu, warga mengalami kesulitan akses air bersih, bahkan harus menghemat penggunaan air untuk kebutuhan mandi. Dengan adanya program ini, akses air bersih menjadi lebih mudah setiap harinya.

“Alhamdulillah, terimakasih Pak Prabowo, kami menyampaikan terimakasih. Sekarang dapat mandi dan minum menggunakan air bersih, jadi tidak khawatir lagi perut sakit,” ujar salah seorang ibu dari rombongan pengajian.

Peresmian fasilitas air bersih ini menandai langkah awal. Pemerintah pusat berkomitmen untuk terus menyisir wilayah lain yang masih membutuhkan bantuan. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, pihak swasta, komunitas, relawan, dan masyarakat akan terus dijalin.

Seluruh wilayah akan terus diperhatikan, kebutuhan masyarakat akan dipenuhi, dan pembangunan akan semakin merata di seluruh penjuru negeri.