Suporter Celtic Masuk Lapangan, Pemain Lawan Terluka

oleh -6 Dilihat
Suporter Celtic Masuk Lapangan, Pemain Lawan Terluka

KabarDermayu.com – Sebuah insiden memilukan terjadi di Celtic Park pada Sabtu, 16 Mei 2026, saat laga penentuan juara Liga Skotlandia antara Celtic FC dan Heart of Midlothian FC. Kekacauan besar mewarnai pertandingan tersebut.

Ribuan suporter Celtic dilaporkan menyerbu lapangan setelah gol dramatis Callum Osmand di menit ke-97. Gol tersebut memastikan kemenangan sekaligus gelar Scottish Premiership untuk tim tuan rumah.

Namun, perayaan kemenangan tersebut segera berubah menjadi mimpi buruk bagi Heart of Midlothian. Klub asal Edinburgh itu mengeluarkan pernyataan keras, melaporkan bahwa pemain dan staf mereka mengalami kekerasan fisik dan verbal di tengah kericuhan pasca pertandingan.

Situasi ini sangat disayangkan mengingat Heart of Midlothian hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci gelar juara. Mereka telah memimpin klasemen selama 250 hari sepanjang musim.

Ketegangan semakin memuncak ketika sejumlah pendukung Celtic diduga mendekati para pemain Heart of Midlothian di lapangan. Demi alasan keamanan, skuad Heart of Midlothian segera diarahkan masuk ke lorong stadion.

Dalam pernyataan resminya, Heart of Midlothian mengutuk keras kejadian tersebut, menyebutnya sebagai insiden memalukan yang mencoreng citra sepak bola Skotlandia.

“Heart of Midlothian mengutuk keras kejadian memalukan di Celtic Park sore ini yang sekali lagi mempermalukan sepak bola Skotlandia,” tulis pernyataan resmi klub.

“Laporan mengenai kekerasan fisik dan verbal serius terhadap pemain serta staf kami, baik di lapangan maupun di area lain, sangat mengganggu. Kami sedang menyelidiki sepenuhnya dan telah berkomunikasi dengan Police Scotland,” lanjut pernyataan tersebut.

Heart of Midlothian juga menegaskan bahwa seluruh staf klub terpaksa meninggalkan stadion tanpa menjalani agenda media pasca pertandingan. Hal ini dikarenakan situasi dianggap mengancam keselamatan mereka.

“Karena atmosfer yang mengintimidasi dan mengancam di dalam stadion, seluruh staf kami tidak punya pilihan selain segera meninggalkan lokasi. Keselamatan staf menjadi prioritas utama kami dalam situasi yang tidak dapat diterima ini,” jelas Heart of Midlothian.

Klub tersebut juga mengungkapkan kekecewaannya karena invasi lapangan tersebut membuat para pemain mereka gagal memberikan penghormatan terakhir kepada suporter yang telah mendukung sepanjang musim.

“Kami berharap tindakan paling tegas diambil otoritas sepak bola demi melindungi keselamatan pemain, suporter, dan integritas permainan ini,” tegas klub.

Mantan striker Tim Nasional Skotlandia, James McFadden, turut mengecam aksi sejumlah fans Celtic tersebut. Ia menyatakan bahwa kejadian seperti itu tidak dapat diterima.

“Ini tidak bisa diterima. Pemain seharusnya aman di lapangan sepakbola,” kata McFadden kepada Sky Sports.

“Anda boleh merayakan kemenangan, tetapi tidak boleh melewati batas. Kalau benar pemain Hearts diserang, itu benar-benar tidak bisa dibenarkan,” tambahnya.

Komentar serupa juga datang dari legenda Celtic, Chris Sutton. Ia menekankan bahwa insiden tersebut tidak memiliki tempat dalam sepak bola.

Baca juga: Aktivitas Gunung Api Mayon Meningkat: Puluhan Gempa dan Getaran Vulkanik Terjadi

“Tidak ada tempat untuk kejadian seperti itu. Anda bisa membayangkan bagaimana perasaan pemain Hearts setelah musim panjang dan akhirnya kalah dengan cara seperti ini,” ujar Sutton.