Kembalinya Conor McGregor Melawan Max Holloway di UFC 329

oleh -9 Dilihat
Kembalinya Conor McGregor Melawan Max Holloway di UFC 329

KabarDermayu.com – Kabar kembalinya Conor McGregor ke ajang tarung bebas UFC akhirnya terkonfirmasi. Petarung kontroversial asal Irlandia ini dijadwalkan untuk berlaga di UFC 329 yang akan diselenggarakan di Las Vegas pada tanggal 11 Juli mendatang.

Kembalinya McGregor setelah absen hampir lima tahun diprediksi akan menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah UFC. Keputusannya untuk kembali ke oktagon langsung disambut dengan duel prestisius melawan rival lamanya, Max Holloway.

Pertarungan ini akan menandai pertemuan kedua antara McGregor dan Holloway. Pertarungan pertama mereka terjadi pada Agustus 2013, di mana McGregor berhasil meraih kemenangan angka mutlak atas Holloway. Namun, kemenangan tersebut diraih dengan perjuangan keras, mengingat McGregor mengalami cedera ACL di ronde kedua pertandingan.

Kini, pertemuan kedua antara kedua petarung ini dipastikan akan menyedot perhatian dunia. Baik McGregor maupun Holloway telah menjelma menjadi ikon UFC selama satu dekade terakhir, dengan rekam jejak yang mengesankan.

Conor McGregor sendiri telah memantapkan posisinya sebagai wajah utama UFC. Prestasinya yang paling mencolok adalah saat ia berhasil meraih sabuk juara kelas bulu (featherweight) dan kelas ringan (lightweight) secara bersamaan, menjadikannya petarung pertama dalam sejarah organisasi tersebut yang mampu memegang dua gelar divisi sekaligus pada tahun 2016.

Baca juga: Bahasa Inggris Menjadi Pelajaran Wajib di SD Mulai 2027

Di sisi lain, Max Holloway juga telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu petarung kelas bulu terbaik sepanjang masa. Konsistensinya di puncak divisi tersebut membuatnya disegani oleh para penggemar maupun petarung lainnya.

Kembalinya McGregor kali ini juga memiliki arti penting karena ini akan menjadi pertarungan pertamanya sejak mengalami cedera patah kaki kiri. Insiden tersebut terjadi saat ia berhadapan dengan Dustin Poirier pada Juli 2021, yang membuatnya harus menepi dari dunia tarung.

Sebelumnya, McGregor sempat dijadwalkan untuk kembali bertarung melawan Michael Chandler pada Juni 2024. Namun, duel tersebut harus dibatalkan karena McGregor mengalami cedera jari kaki, yang kembali menunda penantian para penggemar untuk melihat aksinya.

Ajang UFC 329 sendiri diprediksi akan menjadi salah satu gelaran terbesar tahun ini, tidak hanya karena duel utama McGregor vs Holloway II. Kartu pertarungan lainnya juga dipenuhi dengan nama-nama besar dan duel menarik.

Salah satu pertarungan yang juga dinantikan adalah duel antara Paddy Pimblett melawan Benoit Saint-Denis. Kedua petarung ini memiliki gaya bertarung yang agresif dan selalu menyajikan aksi yang menghibur.

Selain itu, ajang ini juga akan menjadi debut bagi Gable Steveson, peraih medali emas Olimpiade di cabang olahraga gulat. Kehadiran Steveson menambah warna dan potensi kejutan di UFC 329.

Namun, kembalinya McGregor tidak lepas dari sorotan kontroversi yang kerap menyertainya. Belum lama ini, petarung berjuluk The Notorious ini kalah dalam proses banding terkait kasus dugaan penyerangan terhadap Nikita Hand di Dublin pada tahun 2018. Hal ini menambah daftar panjang kontroversi yang pernah melibatkan McGregor.

Kini, McGregor bertekad untuk mengakhiri rentetan kekalahan yang telah dialaminya. Ia belum meraih kemenangan dalam enam setengah tahun terakhir. Kemenangan terakhirnya tercatat saat ia berhasil menumbangkan Donald Cerrone pada tahun 2020.

Nama Conor McGregor mulai melambung tinggi di kancah UFC setelah mencatatkan lima kemenangan beruntun di awal kariernya. Kombinasi antara kepribadiannya yang kontroversial, kepercayaan diri yang tinggi, dan gaya bertarungnya yang memukau membuatnya menjadi magnet besar bagi penggemar olahraga tarung di seluruh dunia.

Salah satu momen paling ikonik dalam karier McGregor adalah kemenangannya atas Jose Aldo. Ia berhasil menghancurkan Aldo hanya dalam waktu 13 detik untuk merebut gelar juara kelas bulu UFC. Rekor knockout tercepat dalam sejarah perebutan sabuk juara UFC ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai legenda olahraga ini.