PGN Serap LNG Masela: Dukung Kebutuhan Domestik

oleh -6 Dilihat
PGN Serap LNG Masela: Dukung Kebutuhan Domestik

KabarDermayu.com – Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk alias PGN, menyatakan kesiapannya untuk menyerap pasokan Liquefied Natural Gas (LNG) dari Proyek Abadi LNG Blok Masela. Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan pasokan gas di dalam negeri.

Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto, secara resmi mengumumkan persetujuan prinsip komersial utama atau agreements in principle dengan Inpex Corporation. Kesepakatan ini meliputi rencana penyerapan (offtake) LNG dan gas bumi dari Proyek Abadi LNG, Blok Masela.

Penandatanganan kerja sama strategis ini dilaksanakan di sela-sela acara Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026. Acara tersebut berlangsung di Jakarta pada hari Rabu, 20 Mei 2026.

“Kerja sama ini adalah wujud komitmen PGN dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber gas domestik untuk kebutuhan pelanggan kami. Ini juga merupakan bagian dari peran Pertamina Group dalam memenuhi kebutuhan energi nasional dan memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Arief dalam keterangan resminya pada Kamis, 21 Mei 2026.

Baca juga: DPR Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Selamatkan 9 WNI di Israel

Melalui kesepakatan ini, PGN bersama Inpex selaku operator Blok Masela, serta mitra joint venture lainnya seperti PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Petronas Masela Sdn Bhd, akan melanjutkan ke tahap perjanjian jual beli atau sale and purchase agreement (SPA) yang mengikat. Perjanjian ini akan mengatur pasokan LNG dan gas bumi.

Arief menambahkan bahwa peran PGN sebagai pembeli domestik tidak hanya akan mempercepat realisasi Proyek Abadi LNG menuju keputusan investasi akhir. Lebih dari itu, ini juga menjadi sinergi yang kuat di dalam internal Holding Migas Pertamina.

PHE berperan di sisi hulu (upstream), sementara PGN mengamankan di sisi hilir (downstream). Sinergi hulu-hilir ini diharapkan dapat memastikan sumber energi domestik Indonesia dinikmati secara optimal oleh masyarakat dan industri nasional.

“Sinergi hulu-hilir ini memastikan sumber energi domestik Indonesia dapat dinikmati langsung secara optimal oleh masyarakat serta industri nasional,” tegas Arief.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang berupaya memaksimalkan utilisasi sumber daya alam domestik. Tujuannya adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan menjawab tantangan transisi energi, dengan memanfaatkan gas bumi sebagai energi transisi yang lebih ramah lingkungan.

Mengingat volume cadangan gas di Blok Masela yang sangat besar, Arief meyakini kerja sama ini akan mampu menjaga stabilitas pasokan energi bersih di Indonesia dalam jangka panjang.

“Dengan volume cadangan gas Blok Masela yang sangat besar, kerja sama ini diproyeksikan akan menjaga stabilitas pasokan energi bersih di Indonesia dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat posisi Pertamina Group sebagai pilar utama ketahanan energi nasional.