KabarDermayu.com – Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, angkat bicara mengenai target realistis yang harus dikejar oleh Skuad Garuda dalam turnamen AFF Cup 2026 atau yang juga dikenal sebagai ASEAN Championship 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Herdman menyampaikan peringatan tegas kepada para pemainnya agar tidak terjebak dalam euforia semata-mata membicarakan gelar juara. Pria berkebangsaan Inggris itu menginginkan anak asuhnya memusatkan seluruh energi pada setiap pertandingan yang akan dihadapi secara bertahap.
Timnas Indonesia sendiri放在了分组比赛中,与一些顶级球队同组竞技。该小组被视为具有相当挑战性,汇集了东南亚地区的多支实力强劲的队伍。
Baca juga: Menlu AS Sebut Kabar Baik soal Iran Bisa Muncul dalam Beberapa Jam ke Depan
John Herdman menyatakan bahwa focus berlebihan pada target akhir berpotensi mengganggu stabilitas mental dan tingkat konsentrasi skuad sepanjang turnamen berlangsung. Pelatih berusia 50 tahun tersebut ingin memastikan setiap pemain memberikan perhatian penuh terhadap setiap laga yang ada di depan mata.
“Apabila Anda terlalu terobsesi dengan hasil akhir, maka Anda akan kehilangan makna sebenarnya dari proses yang sedang dibangun. Anda justru akan terbawa oleh berbagai gangguan yang berasal dari luar lapangan,” kata Herdman dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu 24 April 2026.
Pengalaman berharga dari perjalanan karirnya juga dituangkan oleh Herdman. Ia mencontohkan keberhasilannya membawa Timnas Kanada lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 melalui jalur Kualifikasi zona CONCACAF. Menurut penilaiannya, Kanada berhasil meraih tiket ke pentas terbesar sepak bola dunia karena seluruh anggota tim hanya berkonsentrasi pada setiap pertandingan tanpa terus-menerus membicarakan target besar yang membebani pikiran.
Lebih lanjut, Herdman menjelaskan bahwa diskusi mengenai target akhir hanya dilakukan sekali di awal perjalanan persiapan. Selepas pertemuan tersebut, seluruh pemain diminta untuk mengalihkan seluruh fokus menghadapi lawan yang ada tepat di depan mereka.
“Setelah pertemuan awal tersebut, kami menghadapi satu per satu lawan, memperjuangkan setiap pertarungan dengan penuh dedikasi. Karena masing-masing pertarungan memiliki tantangan yang berbeda dan harus dihadapi dengan sebaik mungkin,” jelas Herdman.
Ketika membicarakan fase grup nanti, Herdman juga menegaskan betapa krusialnya laga pembuka kontra Kamboja. Ia menekankan bahwa hasil dari pertandingan pertama akan sangat menentukan ritme permainan dan tingkat kepercayaan diri Timnas Indonesia untuk sisa perjalanan di turnamen tersebut.
“Laga pertama adalah melawan Kamboja. Kami harus berjuang keras, meraih kemenangan, baru kemudian melangkah untuk memikirkan pertandingan selanjutnya,” tegas Herdman.
Di penghujung press conference, Herdman sekali lagi menolak untuk memberikan janji muluk-muluk terkait peluang meraih gelar juara di AFF Cup 2026. Ia menegaskan bahwa hasil akhir yang dicapai pada penutupan turnamen merupakan konsekuensi logis dari proses kerja keras dan mentalitas yang telah dibangun selama perjalanan kompetisi.
“Saya tidak ingin sekadar mengeluarkan retorika bahwa kami datang ke sini untuk memenangkan turnamen. Apabila kami menjalankan proses ini dengan pendekatan yang benar dan memiliki mentalitas yang kuat, maka hasil akhir yang memuaskan akan hadir dengan sendirinya,” tutup Herdman dengan tegas.





