KabarDermayu.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan alasan di balik keputusannya memanggil Mathew Baker untuk memperkuat skuad senior dalam menghadapi FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik pada Juni 2026.
Kedua pertandingan tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada tanggal 5 dan 9 Juni 2026.
Mathew Baker menjadi salah satu nama yang cukup mencuri perhatian dalam daftar 23 pemain pilihan Herdman. Selain berstatus sebagai pemain termuda dalam skuad, Baker juga tercatat masih aktif membela Timnas U-19 Indonesia yang tengah berkompetisi di Piala AFF U-19 2026.
Herdman menjelaskan bahwa pemanggilan Baker merupakan bagian integral dari program pengembangan pemain muda yang sedang diimplementasikan di Timnas Indonesia. Program ini disebut sebagai strategi akselerasi yang dirancang untuk mempercepat proses pemberian pengalaman kepada pemain-pemain muda yang dinilai memiliki potensi berkembang di kancah internasional.
“Kami memiliki strategi yang kami sebut strategi akselerasi. Tujuannya adalah untuk mempercepat bakat-bakat muda yang menunjukkan beberapa kriteria profil untuk posisi yang kami lihat di tim nasional,” ujar Herdman seusai memimpin latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.
Menurut Herdman, Baker telah menunjukkan perkembangan yang sangat menjanjikan selama mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia pada akhir Mei lalu. Penampilan pemain kelahiran Melbourne ini disebut memberikan kesan yang sangat positif bagi seluruh tim pelatih.
“Dia tentu saja telah menunjukkan bahwa dia bisa memenuhi beberapa kriteria tersebut di pemusatan latihan yang kami adakan pada bulan Mei. Kami sangat terkesan dengan apa yang kami lihat,” tambah Herdman.
Baca juga: Tiga Luka Akibat Kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran
Pelatih asal Inggris itu menilai bahwa kesempatan untuk bergabung dengan tim nasional senior dapat menjadi sebuah langkah krusial dalam perjalanan karier seorang pemain muda. Pengalaman di level internasional diyakini akan membuka peluang yang lebih besar bagi mereka untuk berkembang di masa depan.
Herdman memberikan contoh dari pengalamannya saat menangani Timnas Kanada. Ia menyebutkan bahwa beberapa pemain muda yang mendapatkan kesempatan lebih awal di tim nasional kemudian berhasil berkembang dan menembus level kompetisi yang lebih tinggi.
“Semakin muda Anda memulai karier internasional Anda, semakin besar peluang yang Anda miliki sebagai batu loncatan ke tahap karier berikutnya,” tegas Herdman.
Ia kemudian menyinggung nama Jonathan David, yang kini memperkuat Juventus, serta Liam Millar, yang bermain untuk Hull City. Menurutnya, pengalaman di tim nasional menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi pada perkembangan pesat para pemain tersebut.
Herdman melihat potensi serupa dalam diri Mathew Baker. Oleh karena itu, ia ingin memberikan kesempatan kepada sang pemain muda untuk merasakan atmosfer kompetisi di level tim nasional senior sejak dini.
“Mereka adalah pemain muda yang berada di akademi, dan saat diberi kesempatan di tim nasional, mereka kemudian berhasil menembus klub-klub besar dan momen-momen besar. Jadi pada Matthew, kami melihat sedikit potensi itu dalam dirinya. Penting baginya untuk mendapatkan eksposur ini,” pungkas Herdman.





