KabarDermayu.com – Suasana haru biru menyelimuti halaman UPTD SDN Sumurwedi, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, pada Rabu 24 Juni 2026. Pagi itu, langit cerah seakan ikut menyaksikan momen perpisahan yang penuh makna.
Hari ini menandai sebuah tonggak sejarah penting bagi para siswa kelas enam UPTD SDN Sumurwedi. Mereka resmi dilepas untuk melanjutkan perjalanan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Momen wisuda dan pelepasan ini menjadi ajang bagi para siswa, guru, serta orang tua untuk merayakan pencapaian selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.
Acara yang digelar di halaman sekolah ini dipenuhi oleh senyum haru dan air mata bahagia. Para siswa tampak mengenakan toga dan seragam terbaik mereka, siap menyambut babak baru dalam kehidupan. Di sisi lain, para guru berdiri tegar namun tak bisa menyembunyikan rasa bangga dan sedikit kesedihan melihat anak didiknya beranjak dewasa.
Kepala UPTD SDN Sumurwedi, Bapak Ahmad Saepudin, dalam pidatonya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh guru yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk mendidik para siswa. Beliau juga mengapresiasi peran serta orang tua yang senantiasa memberikan dukungan penuh.
Bapak Ahmad Saepudin menekankan pentingnya nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan di SDN Sumurwedi. “Kami tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademis, tetapi juga yang berbudi pekerti luhur, memiliki rasa tanggung jawab, dan berakhlak mulia,” ujarnya dengan suara bergetar.
Beliau berpesan kepada seluruh lulusan agar terus semangat belajar dan tidak pernah berhenti mengembangkan diri. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda yang berkualitas. “Jadilah generasi emas yang membawa nama baik almamater dan membanggakan keluarga serta daerah,” tambahnya.
Tak ketinggalan, perwakilan guru, Ibu Siti Aminah, turut memberikan pesan-pesan menyentuh hati. Beliau mengenang setiap momen kebersamaan, mulai dari tawa riang di kelas hingga perjuangan menyelesaikan tugas-tugas sekolah. “Kalian adalah permata yang telah kami didik dengan segenap hati. Ingatlah selalu pelajaran yang telah kalian dapatkan di sini,” tuturnya.
Ibu Siti Aminah berpesan agar para siswa senantiasa menjaga kejujuran, kedisiplinan, dan rasa hormat kepada orang tua serta guru. Beliau juga mengingatkan bahwa tantangan di masa depan akan semakin besar, namun dengan bekal yang kuat, mereka pasti mampu menghadapinya.
Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika para siswa memberikan kado perpisahan kepada guru-guru mereka. Sederhana namun penuh makna, kado tersebut menjadi simbol ucapan terima kasih atas segala bimbingan dan kasih sayang yang telah diberikan.
Beberapa siswa yang mewakili kelas enam juga berkesempatan menyampaikan pidato perpisahan. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh guru dan staf sekolah. “Terima kasih Bapak, Ibu guru, atas ilmu dan kesabaran yang telah Bapak, Ibu berikan. Kami tidak akan pernah melupakan jasa-jasa Bapak, Ibu,” ujar salah seorang siswa dengan mata berkaca-kaca.
Mereka juga berjanji akan terus belajar dengan giat dan berusaha meraih cita-cita setinggi langit. Pesan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Acara ditutup dengan pembagian rapor terakhir dan foto bersama. Suasana kebersamaan terasa begitu kental, seolah enggan berpisah. Momen ini menjadi kenangan manis yang akan selalu tersimpan di hati para siswa dan guru SDN Sumurwedi.
Perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari sebuah perjalanan baru. UPTD SDN Sumurwedi telah berhasil melepaskan generasi emasnya, membekali mereka dengan ilmu pengetahuan dan karakter yang kuat. Semoga para lulusan senantiasa sukses dalam menempuh pendidikan di jenjang selanjutnya dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.





