KabarDermayu.com – Kehebohan melanda Desa Tawangsari, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, menyusul penemuan sesosok jenazah perempuan yang mengapung di saluran irigasi pada hari Rabu (26/6/2024). Penemuan mengerikan ini baru terjadi setelah empat hari korban dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Korban diketahui bernama Sumiati (45), seorang warga setempat yang telah menghilang dari rumahnya sejak hari Minggu (23/6/2024). Hilangnya Sumiati sempat dilaporkan kepada pihak berwajib, namun pencarian yang dilakukan belum membuahkan hasil hingga akhirnya jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Jasad Sumiati pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang sedang melintas di sekitar saluran irigasi tersebut. Saksi mata melihat ada sesuatu yang mengapung di aliran air dan setelah didekati, ternyata adalah sesosok tubuh manusia. Penemuan ini segera dilaporkan kepada aparat desa dan kepolisian setempat.
Petugas kepolisian dari Polsek Arahan segera mendatangi lokasi penemuan untuk melakukan identifikasi awal dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah Sumiati kemudian dievakuasi dari saluran irigasi dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.
Kapolsek Arahan, Iptu Agus Setiawan, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Beliau menjelaskan bahwa korban adalah warga Desa Tawangsari yang sudah dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak beberapa hari lalu. “Kami menerima laporan penemuan jenazah pada hari Rabu pagi. Setelah dilakukan identifikasi, korban dipastikan adalah Sumiati yang dilaporkan hilang oleh keluarganya,” ujar Iptu Agus Setiawan.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sumiati. Meskipun jasadnya ditemukan di saluran irigasi, belum ada indikasi kuat mengenai apakah kematian tersebut disebabkan oleh kecelakaan, bunuh diri, atau tindak kriminal. Pihak keluarga juga telah dimintai keterangan untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan.
Pemeriksaan jenazah secara medis menjadi langkah krusial untuk mengungkap misteri di balik kematian Sumiati. Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai ada tidaknya tanda-tanda kekerasan atau penyebab lain yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebelum ditemukan.
Kejadian ini tentu saja meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Sumiati. Kehilangan anggota keluarga secara mendadak dan dalam kondisi yang tragis menjadi pukulan berat bagi mereka. Aparat desa dan kepolisian berupaya memberikan pendampingan dan dukungan moril kepada keluarga korban selama proses penyelidikan berlangsung.
Saluran irigasi yang menjadi lokasi penemuan jenazah ini merupakan salah satu jalur air penting di wilayah tersebut, yang digunakan untuk irigasi pertanian. Aliran airnya cukup deras, terutama saat musim penghujan atau ketika pintu air dibuka untuk kebutuhan pertanian. Hal ini menambah kompleksitas dalam upaya penelusuran kronologi kejadian.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar lokasi kejadian, untuk memberikan informasi sekecil apapun yang mungkin relevan dengan kasus ini. Kerjasama dari warga sangat diharapkan untuk membantu polisi dalam mengungkap tabir misteri kematian Sumiati. Penyelidikan masih terus berlanjut dan pihak kepolisian akan memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan kasus.





