Kebakaran Rumah di Palmerah Tewaskan Seorang Kakek 81 Tahun

oleh -4 Dilihat
Kebakaran Rumah di Palmerah Tewaskan Seorang Kakek 81 Tahun

KabarDermayu.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Jalan Palmerah Utara III, RT 15/RW 08, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu malam, 5 Juli 2026. Peristiwa tragis ini dilaporkan menelan korban jiwa seorang kakek berusia 81 tahun.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengonfirmasi identitas korban bernama Suratman. Diduga kuat, korban tidak berhasil menyelamatkan diri saat api dengan cepat membesar.

Syaiful Kahfi menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah. “Korban merupakan laki-laki berusia 81 tahun,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin.

Laporan mengenai kebakaran ini diterima oleh petugas pada pukul 18.31 WIB. Upaya pemadaman segera dilakukan, dan api berhasil dilokalisasi pada pukul 19.19 WIB. Proses pendinginan pun dilanjutkan hingga pukul 19.36 WIB, dan seluruh pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 20.18 WIB.

Dugaan awal penyebab kebakaran adalah fenomena kelistrikan. Namun, Syaiful Kahfi menegaskan bahwa penyebab pasti kejadian ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Untuk dugaan sementara, berasal dari fenomena listrik,” tuturnya.

Kebakaran tersebut mengakibatkan hangusnya bangunan rumah tinggal dengan luas perkiraan 10×12 meter persegi. Bangunan ini diketahui dihuni oleh lima kepala keluarga, yang terdiri dari total 12 jiwa.

Dalam penanganan kebakaran ini, Sudin Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan sebanyak 20 unit mobil pemadam. Personel gabungan yang terlibat berjumlah sekitar 100 orang. Lima unit mobil dikerahkan pada tahap awal, kemudian ditambah 15 unit pada tahap kedua untuk mempercepat proses pemadaman.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat asap tebal disertai kobaran api dari lantai dua salah satu rumah pada pukul 18.28 WIB. Warga segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112.

“Petugas pemadam segera menuju lokasi setelah menerima laporan,” ungkap Syaiful Kahfi. (Ant)