KabarDermayu.com – Prestasi membanggakan diraih oleh dua siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Losarang, Kabupaten Indramayu, yang berhasil menembus daftar 30 besar finalis Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat.
Rayza Permadi dan Iksanudin, dua nama yang kini mengharumkan nama sekolah dan daerahnya, menunjukkan dedikasi serta pemahaman mendalam mengenai isu-isu lingkungan yang menjadi kunci keberhasilan mereka melaju ke tahap provinsi.
Dukungan penuh terhadap langkah kedua siswa berprestasi ini datang dari berbagai pihak, termasuk jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Losarang. Camat Losarang, Bapak Encep, secara langsung menyatakan apresiasi dan dukungannya.
Beliau menekankan pentingnya peran generasi muda dalam upaya pelestarian lingkungan. “Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, khususnya bagi Kecamatan Losarang dan Kabupaten Indramayu. Kami sangat mendukung penuh perjuangan Ananda Rayza dan Iksanudin di tingkat provinsi,” ujar Bapak Encep.
Dukungan ini tidak hanya sekadar ucapan, namun juga dalam bentuk motivasi dan fasilitas yang diperlukan agar kedua siswa dapat tampil maksimal dalam setiap tahapan kompetisi Duta Lingkungan Jawa Barat.
Kompetisi Duta Lingkungan sendiri merupakan ajang yang diselenggarakan untuk mengidentifikasi dan memberdayakan agen-agen perubahan di kalangan pelajar yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu lingkungan. Para finalis diharapkan mampu menjadi duta yang menginspirasi dan menggerakkan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah dan sekitarnya, untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam.
Melalui kompetisi ini, para peserta dituntut untuk menunjukkan pemahaman mereka tentang berbagai permasalahan lingkungan, mulai dari sampah, polusi, hingga konservasi sumber daya alam. Selain itu, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan gagasan inovatif untuk solusi lingkungan juga menjadi penilaian penting.
Keberhasilan Rayza Permadi dan Iksanudin masuk dalam 30 besar finalis Duta Lingkungan Jawa Barat menegaskan bahwa SMKN 1 Losarang memiliki potensi besar dalam menghasilkan siswa-siswa yang tidak hanya unggul dalam akademis, tetapi juga memiliki kesadaran dan kepedulian sosial yang tinggi, khususnya dalam isu lingkungan.
Camat Encep juga menambahkan bahwa keberadaan duta lingkungan ini sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat. “Mereka adalah ujung tombak. Dengan gagasan-gagasan segar dari anak muda, kita berharap bisa menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang lebih kuat di masyarakat kita,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bapak Encep berharap agar kedua siswa tersebut dapat terus berjuang dan memberikan yang terbaik di panggung provinsi. “Kami doakan semoga Rayza dan Iksanudin bisa membawa nama baik Indramayu, khususnya Losarang, semakin dikenal melalui prestasi di bidang lingkungan ini,” pungkasnya.
Dukungan dari pemerintah daerah dan sekolah ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi Rayza Permadi dan Iksanudin untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan di Jawa Barat.
Perjalanan mereka di tingkat provinsi akan menjadi tolok ukur baru bagi kesadaran lingkungan di kalangan pelajar Indramayu, sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk turut serta dalam gerakan pelestarian alam.
Kompetisi Duta Lingkungan ini sendiri merupakan inisiatif penting yang bertujuan untuk menciptakan agen-agen perubahan yang peduli terhadap masa depan bumi. Dengan melibatkan generasi muda, diharapkan dapat terwujudnya generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Para finalis terpilih akan melalui serangkaian penilaian lanjutan yang mencakup presentasi program kerja, wawancara mendalam, serta berbagai tantangan yang menguji pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang lingkungan.
Keberhasilan ini juga mencerminkan kerja keras para guru dan pembimbing di SMKN 1 Losarang yang telah membimbing dan mempersiapkan kedua siswa ini dengan baik. Dukungan dari pihak sekolah, seperti Kepala Sekolah dan para pendidik, menjadi fondasi penting bagi perkembangan potensi siswa.
Melalui ajang seperti Duta Lingkungan, diharapkan akan semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan, baik melalui aksi nyata maupun edukasi kepada masyarakat luas.
Kisah Rayza Permadi dan Iksanudin menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk melalui kompetisi yang positif dan edukatif. Dukungan dari Camat Encep semakin memperkuat semangat mereka untuk meraih hasil terbaik.





