KabarDermayu.com – Panggung musik Indonesia kini semakin menunjukkan taringnya di kancah global. Keyakinan akan kualitas musisi Tanah Air yang mampu bersaing di level internasional ditegaskan oleh Ketua Umum Ikatan Alumni SMA 37 Jakarta (Ikasman 37), Komjen Pol (Purn) Boy Rafli Amar, menyusul suksesnya perhelatan konser musik bertajuk “Harmoni untuk Negeri: Kirribilly Road to Liverpool”.
Konser yang diselenggarakan di Deheng House, Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis, 30 Juli 2026 tersebut, bukan sekadar pertunjukan seni biasa. Acara ini menjadi simbol pelepasan bagi grup musik Kirribilly yang terpilih untuk mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi International Beatleweek 2026 di Liverpool, Inggris.
Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini memandang bahwa kehadiran musisi Indonesia di festival tribute The Beatles tersebut adalah bukti nyata bahwa daya saing seniman lokal sudah diakui dunia. Menurutnya, ini merupakan momentum emas yang harus dijaga dan dirawat bersama.
“Menurut saya musisi Indonesia sudah pantas untuk Go International. Selain animo yang besar, ternyata musisi Indonesia juga diperhitungkan di sana. Ini merupakan kesempatan emas bagi kita semua,” ungkap Boy Rafli Amar dalam keterangannya pada Jumat, 31 Juli 2026.
Bagi Boy, musik adalah bahasa universal yang mampu melintasi batas-batas negara. Ia berharap pencapaian Kirribilly dapat memicu kepercayaan diri generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan membawa nama bangsa ke panggung mancanegara. Dukungan terhadap ekosistem musik pun menjadi komitmen serius dari Ikasman 37 ke depannya.
Profil Kirribilly dan Dukungan Alumni
Grup musik Kirribilly sendiri merupakan kelompok musisi berbakat yang dibentuk pada tahun 2024. Formasi grup ini terdiri dari:
- Dikky Lennon atau Biwodowidito “Dikky” Witoradyo (Alumnus SMA 37 Jakarta)
- Ade “Govinda”
- Rafly “The Banery” Abidin
- Ikmal Tobing
Mereka dijadwalkan akan unjuk gigi dalam ajang International Beatleweek 2026 yang akan berlangsung mulai 26 Agustus hingga 1 September mendatang. Keberhasilan konser pelepasan ini juga terlihat dari antusiasme tamu undangan yang hadir, termasuk kehadiran 13 duta besar negara sahabat, salah satunya Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey.
Komitmen Ikasman 37 dalam Dunia Seni
Ikasman 37 sendiri dikenal sebagai wadah bagi para alumni SMA 37 Jakarta yang kini telah berkiprah di berbagai sektor strategis nasional. Beberapa di antaranya adalah:
- Iwan Suryana (Staf Ahli BKPM)
- Laksda TNI Supo Dwi Diantara (Kepala Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan Kemhan RI)
- Nova Paloh (Anggota DPRD DKI Jakarta)
- Hendri Satrio (Founder Lembaga Survei KedaiKOPI)
- Abdul Satar (Pakar Teknologi)
Menatap masa depan, Boy Rafli Amar memastikan bahwa dukungan Ikasman 37 terhadap dunia musik tidak akan berhenti di sini. Pihaknya sedang merancang agenda musik besar berikutnya sebagai bentuk penghormatan kepada musisi legendaris tanah air yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni SMA 37 Jakarta, mendiang Dian Pramana Putra.
“Konser ke depan yang akan dipersiapkan adalah Konser Harmoni untuk Negeri part 2, Tribute to Dian Pramana Putra. Rencananya digelar awal tahun depan,” pungkas Boy Rafli Amar.
Langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi organisasi alumni lainnya untuk lebih aktif dalam mendukung talenta muda Indonesia, sekaligus memperkuat posisi musisi lokal di industri musik global yang kompetitif.





