KabarDermayu.com – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memuji mentalitas baja anak asuhnya saat menghadapi atmosfer intimidatif di Stadion Metropolitano. Meskipun sempat kehilangan kendali permainan di babak kedua, Arteta menilai hasil imbang 1-1 melawan Atletico Madrid merupakan buah yang pantas dalam kompetisi sekelas Liga Champions, terutama pada leg pertama semifinal yang digelar pada Kamis dini hari, 30 April 2026.
Arteta menyadari betul bahwa bertandang ke markas Atletico bukanlah tugas yang mudah. Ia telah mengantisipasi bahwa timnya akan menghadapi periode-periode sulit di bawah tekanan suporter tuan rumah yang fanatik.
“Bermain di sini (Estadio Metropolitano), Anda harus siap untuk menderita. Banyak tim besar di dunia yang sudah merasakan hal serupa. Kami memang memiliki momen-momen bagus dalam pertandingan, namun ada juga saat-saat di mana kami harus berjuang keras untuk bertahan,” ungkap Arteta kepada Movistar Plus+.
Meskipun puas dengan hasil akhir yang diraih, pelatih asal Spanyol itu memberikan catatan kritis mengenai performa timnya di awal babak kedua. “Saya kurang menyukai cara kami memulai paruh kedua, kami kehilangan kontrol. Namun, saya jauh lebih mengapresiasi performa kami dalam 15 menit terakhir pertandingan,” tambahnya.
Sementara itu, pencetak satu-satunya gol Arsenal, Viktor Gyokeres, merasa timnya tampil sangat dominan di babak pertama. Namun, ia juga mengakui kualitas Atletico yang mampu bangkit dan memberikan perlawanan sengit setelah jeda turun minum.
“Di babak pertama, kami berhasil mengendalikan permainan dengan cukup baik dan menciptakan beberapa peluang emas untuk mencetak gol,” ujar penyerang asal Swedia tersebut kepada TNT Sports.
Meskipun gagal mempertahankan keunggulan, Gyokeres tetap optimistis menatap leg kedua. Baginya, hasil imbang di Madrid ini merupakan modal berharga sebelum mereka menjamu Atletico di kandang sendiri.
“Di babak kedua, mereka memulai dengan jauh lebih baik dan mungkin gol mereka memang layak. Kami tahu ini adalah tempat yang sulit untuk didatangi, namun ingatlah, ini baru setengah jalan dari total dua leg pertandingan,” tegas Gyokeres.
Tim Uber Indonesia Raih Puncak Popularitas, Tim Thomas Catat Sejarah Buruk
Kesuksesan Tim Uber Indonesia, Sejarah Kelam Tim Thomas
Tim Uber Indonesia di Puncak Kejayaan, Tim Thomas Terjerumus Sejarah Memalukan
Hasil imbang 1-1 ini memberikan sedikit keuntungan bagi Arsenal yang akan bertindak sebagai tuan rumah pada leg kedua. Dengan dukungan penuh dari para suporter di Stadion Emirates, The Gunners bertekad untuk menuntaskan perlawanan skuad asuhan Diego Simeone dan mengamankan satu tempat di partai puncak.





