Oso Latih 524 Kader Hanura se-Kalbar: Saya Tak Mau Partai Dihina

oleh -5 Dilihat
Oso Latih 524 Kader Hanura se-Kalbar: Saya Tak Mau Partai Dihina

KabarDermayu.com – Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang, yang akrab disapa Oso, telah membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Hanura di Pontianak, Kalimantan Barat. Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 1 Mei 2026, malam, di Novotel Gajahmada ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra.

Dalam pidatonya, Oso berupaya membangkitkan semangat 525 legislator Hanura yang hadir. Ia menekankan pentingnya memperjuangkan kepentingan rakyat. Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak semata-mata diukur dari banyaknya jumlah anggota dewan yang dimiliki.

“Mulai detik ini saudara harus berkualitas, harus berani. Berani menegakkan keadilan, berani menetapkan kejujuran, dan berani mengoreksi jalannya pemerintahan daerah untuk kemakmuran masyarakat,” ujar Oso, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Oso, yang pernah menjabat sebagai Ketua DPD RI periode 2017-2019, turut mengkritisi sejumlah anggota legislatif yang dinilai kurang optimal dalam menjalankan fungsi dan perannya. Ia menyoroti masih adanya anggota dewan yang cenderung pasif dan belum mampu menyuarakan aspirasi masyarakat secara maksimal.

“Banyak orang menjadi anggota DPR, tapi banyak juga yang tidak berkontribusi. Bahkan, tidak mampu mengeluarkan inspirasi dari hati nuraninya,” keluhnya.

Fenomena tersebut menjadi salah satu alasan Partai Hanura melakukan penyesuaian arah dengan mengusung tagline baru yang lebih menekankan keberpihakan kepada daerah. Oso menegaskan bahwa setiap anggota dewan memikul tanggung jawab langsung terhadap daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Hanya saudara yang bisa membela daerah saudara. Tidak mungkin daerah lain membela daerah kita. Sebab itu, saudara yang dipilih harus berjuang untuk kepentingan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Oso menjelaskan bahwa keberpihakan kepada daerah harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini mencakup upaya-upaya konkret seperti peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kemandirian daerah.

“Keberpihakan itu adalah bagaimana saudara memberikan kemakmuran, kehidupan, dan peluang kerja bagi masyarakat di daerah,” ujarnya.

Ia juga memberikan peringatan keras agar jabatan sebagai anggota dewan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. “Bukan saudara menikmati kehidupan sebagai anggota DPRD, sementara masyarakat tidak merasakan manfaatnya,” katanya.

Oso menegaskan bahwa dirinya tidak ingin Partai Hanura dipandang sebelah mata akibat kinerja kader legislatif yang dianggap kurang memuaskan. Oleh karena itu, mantan Wakil Ketua MPR RI ini menuntut seluruh anggota Fraksi Hanura untuk secara sungguh-sungguh memperjuangkan kepentingan rakyat.

Baca juga di sini: Kirim Barang Jarak Jauh Tanpa Pilot, Ini Teknologinya

Ia mengingatkan bahwa situasi global yang penuh ketidakpastian saat ini turut memberikan dampak pada kondisi masyarakat. Oleh karena itu, Oso mendesak seluruh wakil rakyat untuk menunjukkan keberanian dan melakukan tindakan nyata.

“Rakyat kita sedang mengalami kesulitan, dalam situasi dunia yang tidak menentu. Hanya dengan keberanian bertindak dan membela kepentingan daerah, saudara akan berarti,” ucapnya.

Oso menambahkan bahwa tanpa keberanian, anggota dewan berisiko menjadi sasaran ejekan publik. Bahkan, citra partai juga dapat ikut terpengaruh.

“Kalau tidak, saudara akan menjadi ejekan. DPR apa itu? Apalagi Hanura. Saya tidak mau saudara dihina, saya juga tidak mau partai saya dihina,” imbuhnya.

Oso menekankan bahwa Partai Hanura berdiri di atas prinsip kebijakan dan politik nasional yang jelas dan terukur. Oleh karena itu, seluruh kadernya diharapkan mampu menunjukkan integritas dan keberpihakan yang kuat kepada rakyat.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap anggota dewan senantiasa berada di bawah pengawasan publik, terutama dari konstituen yang telah memilih mereka. Untuk itu, Oso meminta kader Hanura untuk tidak melupakan rakyat setelah terpilih.

“Setiap hari saudara diperhatikan oleh rakyat yang memilih saudara. Saya percaya saudara semua. Saudara adalah orang-orang terpilih dan harus siap berjuang ke depan,” pungkasnya.

Acara pembukaan Bimteknas Hanura ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra; Gubernur Kalbar, Ria Norsan; serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Kalbar yang mendapat dukungan dan diusung oleh Hanura dalam Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Selain itu, turut hadir pula Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Provinsi Kalbar. Tamu undangan lainnya termasuk akademisi dan pengamat politik, Rocky Gerung, serta Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya. Ketiga tokoh tersebut dijadwalkan akan menjadi pemateri dalam Bimteknas Hanura.