Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia, Proyek Data Center SMX01 Selesai Pembangunan

oleh -6 Dilihat
Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia, Proyek Data Center SMX01 Selesai Pembangunan

KabarDermayu.com – Proyek pusat data SMX01 di Jakarta telah mencapai tahap penting dengan dilakukannya seremoni topping off. Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi antara SM+ Data Centers, Korea Investment Real Asset Management (KIRA), dan LG Sinar Mas (LGSM).

Pencapaian ini menandai kemajuan signifikan menuju target penyelesaian dan kesiapan operasional (Ready for Service/RFS) yang dijadwalkan pada kuartal IV tahun 2026. SMX01 dirancang sebagai pusat data AI-ready yang kaya konektivitas, berlokasi strategis di Kawasan Pusat Bisnis Jakarta.

Proyek ini menjadi bukti kolaborasi kuat antara SM+ Data Centers, KIRA, dan LGSM dalam menghadirkan fasilitas pusat data yang tidak hanya aman dan scalable, tetapi juga siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Kehadiran SMX01 dinilai akan memperkuat posisi SM+ Data Centers dalam menjawab lonjakan kebutuhan akan infrastruktur cloud, enterprise, dan kecerdasan buatan (AI). Peningkatan kebutuhan bisnis terhadap kapasitas komputasi yang aman, scalable, dan terhubung menjadi pendorong utama proyek ini.

Seremoni topping off SMX01 tidak hanya menandai rampungnya salah satu fase krusial dalam proses konstruksi, tetapi juga menunjukkan progres nyata SM+ Data Centers. Perusahaan ini tengah memperluas kapabilitasnya, bertransformasi dari jaringan edge data center nasional menjadi flagship metro data center yang siap mendukung skala hyperscale di Jakarta.

Penguatan ekosistem di sekitar SMX01 juga terlihat dari langkah strategis SM+ Data Centers sebelumnya. Perusahaan telah menjalin Nota Kesepahaman dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Kerjasama ini bertujuan untuk memperluas interkoneksi dan memfasilitasi akses terhadap infrastruktur carrier-neutral menjelang operasional SMX01.

Langkah ini semakin mempertegas posisi SMX01 sebagai bagian integral dari ekosistem konektivitas yang lebih luas. Tujuannya adalah untuk mendukung kebutuhan cloud, AI, dan berbagai layanan digital berkapasitas tinggi di Indonesia.

Herson Suindah, Direktur Utama dan Group CEO SM+ Holdings, menyatakan optimismenya terhadap proyek ini. “SMX01 merupakan langkah penting dalam perjalanan SM+ Data Centers untuk memperkuat ekosistem infrastruktur digital nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Dari jaringan edge data center yang telah kami bangun di berbagai wilayah Indonesia, SMX01 menjadi flagship facility yang dirancang untuk menjawab kebutuhan enterprise, hyperscale, cloud, dan AI workloads di pusat ekonomi digital Indonesia.”

Suindah juga menegaskan bahwa pencapaian topping off ini mendekatkan mereka pada target penyediaan fasilitas yang siap mendukung pelanggan saat memasuki tahap RFS. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangannya pada Jumat, 8 Mei 2026.

Yong Sik Kim, CEO KIRA, menyoroti pentingnya pencapaian ini sebagai milestone pengembangan aset infrastruktur digital yang strategis di Indonesia. KIRA, sebagai mitra investasi, melihat SMX01 memiliki fundamental jangka panjang yang kuat.

Fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pusat data yang aman, andal, dan berstandar global. “Kami bangga dapat mendukung proyek ini bersama SM+ Data Centers dan LG Sinar Mas,” ungkap Kim.

Perwakilan LG Sinar Mas, yang berperan sebagai Design and Operation Partner untuk SMX01, menekankan komitmen perusahaan dalam memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Bagi LG Sinar Mas, topping off SMX01 bukan sekadar pencapaian konstruksi.

Ini adalah validasi atas kemampuan mereka dalam menghadirkan standar desain, pembangunan, dan operasional untuk pusat data generasi berikutnya di Indonesia. Sejak awal, SMX01 dirancang untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks.

Kebutuhan tersebut mencakup adopsi cloud, beban kerja yang padat data, hingga kesiapan infrastruktur untuk aplikasi AI. Pencapaian ini membawa mereka selangkah lebih dekat menuju target RFS pada Kuartal IV 2026.

Selain itu, ini menegaskan komitmen LG Sinar Mas untuk mendukung fondasi ekonomi digital Indonesia dengan infrastruktur yang aman, scalable, dan berstandar global. Hal ini disampaikan oleh Han Donghyup, CEO LG Sinar Mas.

Ke depannya, proyek SMX01 akan memasuki fase penyelesaian lanjutan. Tahapan ini mencakup penyempurnaan sistem pendukung utama, kesiapan data hall, serta proses pengujian dan commissioning. Semua dilakukan demi mencapai standar operasional yang ditargetkan.

Seluruh tahapan ini akan dilaksanakan secara bertahap untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum memasuki RFS pada kuartal IV 2026. Bagi LGSM, pencapaian ini menjadi bukti kapabilitas mereka dalam hal desain, pembangunan, dan operasional untuk proyek pusat data berskala besar.

Melalui SMX01, LGSM membawa standar rekayasa global LG CNS ke Indonesia. Sinergi ini sangat penting karena pembangunan pusat data generasi baru tidak hanya membutuhkan kapasitas fisik, tetapi juga kesiapan operasional, integrasi sistem, dan disiplin rekayasa sejak tahap awal.

Dalam konteks pasar yang lebih luas, SMX01 hadir untuk menjawab peningkatan kebutuhan terhadap infrastruktur digital. Kebutuhan ini mencakup dukungan adopsi cloud, beban kerja AI dan machine learning, kepatuhan terhadap regulasi pemrosesan data lokal, serta konektivitas enterprise dengan latensi rendah.

Dengan posisinya sebagai fasilitas AI-ready, enterprise-grade, hyperscale-capable, dan carrier-neutral, SMX01 diharapkan dapat menambah kapasitas infrastruktur digital berstandar global di Jakarta.

Baca juga: Dua Warga Negara Asing Masih Hilang Akibat Erupsi Gunung Dukono

Dengan tercapainya tahap topping off ini, SM+ Data Centers dan para mitranya menegaskan kembali komitmen mereka. Komitmen tersebut adalah untuk mendukung transformasi digital Indonesia melalui pembangunan infrastruktur pusat data yang andal, berstandar global, dan relevan dengan kebutuhan ekonomi digital masa depan.