RUPST SIG Sepakati Pembagian Seluruh Laba 2025 untuk Dividen

oleh -7 Dilihat
RUPST SIG Sepakati Pembagian Seluruh Laba 2025 untuk Dividen

KabarDermayu.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk telah mengambil keputusan penting terkait pembagian laba. Seluruh laba bersih perusahaan untuk tahun buku 2025, yang mencapai angka Rp190.848.000.000, akan dibagikan seluruhnya sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah yang signifikan. Hal ini juga sebagai apresiasi atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan oleh para pemegang saham.

Vita menambahkan bahwa SIG berhasil melewati berbagai tantangan yang dihadapi, terutama pada paruh kedua tahun 2025. Pada periode tersebut, perseroan mulai mengimplementasikan strategi transformasi yang terbukti efektif. Strategi ini berhasil menciptakan titik balik positif dan tren kinerja yang membaik, bahkan berlanjut hingga kuartal pertama tahun 2026.

Ke depannya, SIG bertekad untuk menjaga momentum pertumbuhan ini. Tujuannya adalah untuk terus mengoptimalkan kinerja positif yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah yang maksimal bagi para pemegang saham.

Selain keputusan dividen, RUPST juga menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku 2025. Persetujuan juga diberikan untuk pemberian wewenang kepada pemegang Saham Seri B Terbanyak, atau kuasanya, dalam menetapkan fasilitas dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk Tahun Buku 2026. Mereka juga akan menetapkan remunerasi atas kinerja Tahun Buku 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, rapat menyetujui penetapan kantor akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan perseroan. Pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris juga disetujui, dengan syarat mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak atau kuasanya. Wewenang ini mencakup persetujuan atas Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2026-2030 dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2027 beserta perubahannya.

RUPST juga memberikan persetujuan atas Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana (RPD) dari Penawaran Umum Terbatas melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I). Laporan ini mencakup periode hingga 31 Desember 202. Rapat juga menyetujui adanya perubahan pada Anggaran Dasar Perseroan.

Manajemen SIG menegaskan pandangannya terhadap industri semen nasional. Pada tahun 2026, industri ini diproyeksikan akan memasuki fase pemulihan yang lebih stabil. Proyeksi ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang diperkirakan berada di kisaran 5,2% hingga 5,5%.

Permintaan semen domestik diperkirakan akan mengalami pertumbuhan moderat, yaitu antara 1% hingga 2%. Pertumbuhan ini akan ditopang oleh pemulihan daya beli masyarakat dan realisasi berbagai proyek pemerintah. Faktor-faktor tersebut diharapkan menjadi katalisator positif untuk pemulihan serapan kapasitas produksi dan kinerja industri semen secara keseluruhan.

Sejak menerapkan strategi transformasi pada paruh kedua tahun 2025, SIG berhasil menjaga tren kinerja positifnya. Selain itu, perseroan juga aktif menyiapkan mesin pertumbuhan baru dengan memperkuat pasar ekspornya.

Pada kuartal I tahun 2026, SIG mencatatkan peningkatan volume penjualan sebesar 1,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Total volume penjualan mencapai 8,71 juta ton. Pendapatan yang dibukukan pun mengalami pertumbuhan signifikan, yaitu sebesar Rp8,29 triliun, atau naik 8,3% secara tahunan.

Melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, yang bekerja sama dengan Taiheiyo Cement Corporation, SIG telah menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur. Fasilitas ini ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026.

Pengembangan fasilitas ini akan menjadi basis strategis untuk memperkuat posisi ekspor SIG. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan membuka peluang untuk peningkatan margin usaha, terutama di tengah persaingan pasar domestik yang semakin ketat.

Vita Mahreyni menekankan bahwa SIG tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja jangka pendek. Perseroan juga berupaya membangun sumber pertumbuhan baru yang lebih berkelanjutan. Transformasi bisnis yang dijalankan secara disiplin terbukti berhasil meningkatkan daya saing perusahaan.

Baca juga: Aturan Baru Kemenkes untuk Dokter Magang: Jam Kerja, Cuti, dan Bantuan Hidup

Peningkatan daya saing ini terjadi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri semen domestik. Di saat yang sama, strategi ini juga memperkuat posisi SIG di pasar internasional, mengoptimalkan utilisasi aset, dan secara keseluruhan mendukung pertumbuhan profitabilitas perseroan.