KabarDermayu.com – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang di kawasan Komplek Pergudangan Miami, Jalan Kayu Besar II No.11, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin malam, 11 Mei 2026.
Kobaran api yang membesar dengan cepat memaksa petugas pemadam kebakaran untuk segera mengerahkan puluhan armada dan ratusan personel ke lokasi kejadian. Situasi darurat ini menuntut respons cepat untuk mengendalikan api.
Baca juga: Purbaya Akan Gunakan Kas dan SAL untuk Stabilkan Pasar Obligasi, Bukan Dana Stabilisasi Obligasi
Berdasarkan informasi dari Command Center Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Barat, laporan mengenai kebakaran ini diterima pada pukul 20.06 WIB. Api diketahui membakar sebuah bangunan gudang yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan berbagai jenis barang.
“Objeknya adalah gudang, sebuah bangunan rendah,” demikian keterangan yang disampaikan dari Command Center Damkar Jakarta Barat. Deskripsi ini memberikan gambaran awal mengenai skala dan jenis bangunan yang terdampak.
Hingga sekitar pukul 20.24 WIB, upaya pemadaman api masih terus berlangsung secara intensif. Setidaknya 20 unit mobil pemadam kebakaran dan 100 personel telah diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.
Tim pemadam kebakaran bekerja keras untuk melokalisir api. Tujuannya adalah mencegah agar api tidak merambat dan melahap bangunan lain yang berada di sekitar lokasi pergudangan tersebut. Area pergudangan seringkali menyimpan material yang mudah terbakar, sehingga pencegahan perambatan api menjadi prioritas utama.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari kebakaran tersebut belum dapat diketahui secara pasti. Petugas pemadam kebakaran juga masih dalam proses melakukan pendataan mendalam untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tragis ini.
Dari dokumentasi yang berhasil dihimpun dari lokasi kejadian, api terlihat dengan jelas melahap bagian dalam gudang dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke angkasa, menjadi saksi bisu keganasan si jago merah yang menjalar hingga ke bagian atap bangunan.





