Satgas P2SP Berantas Hambatan Investasi, Purbaya Ajak Investor ke RI

oleh -6 Dilihat
Satgas P2SP Berantas Hambatan Investasi, Purbaya Ajak Investor ke RI

KabarDermayu.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, secara resmi mengundang para investor dari seluruh dunia untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Ia memberikan jaminan bahwa segala hambatan dalam proses investasi dan bisnis akan diatasi secara tuntas melalui Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP), yang juga dikenal sebagai mekanisme Debottlenecking.

Undangan terbuka ini disampaikan langsung oleh Purbaya Yudhi Sadewa di hadapan para investor yang hadir dalam acara seminar internasional bertajuk ‘International Seminar on Debottlenecking Channel’ yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

Melalui P2SP dan kanal debottlenecking yang telah dibentuk, Purbaya berjanji untuk menjaga dan memelihara kepercayaan para investor yang memilih Indonesia sebagai tujuan bisnis dan investasi mereka.

Mekanisme ini dirancang sebagai sebuah wadah dialog langsung. Di sini, para pelaku usaha dapat menyampaikan keluhan dan hambatan yang mereka hadapi, sementara para pemangku kebijakan akan berupaya mencari solusi konkret untuk mengatasinya. Pendekatan ini diharapkan dapat menyederhanakan dan memperlancar proses bisnis dan investasi di Indonesia.

“Saya akan mendengarkan langsung dari sektor swasta mengenai permasalahan yang mereka hadapi, dan kami berkomitmen untuk menyelesaikannya. Pada akhirnya, kami juga akan melakukan perbaikan regulasi yang relevan berdasarkan masukan tersebut,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 12 Mei 2026.

Baca juga: Infrastruktur Bencana Sumatera Pulih, Konektivitas dan Logistik Kembali Normal

Purbaya meyakini bahwa pendekatan ini merupakan cara yang lebih efektif dan akan memberikan hasil yang lebih cepat. Hal ini dikarenakan penanganan masalah yang dilakukan akan berfokus pada isu-isu nyata yang dihadapi oleh komunitas bisnis di Indonesia dalam kegiatan operasional mereka.

Lebih lanjut, sidang penyelesaian masalah dan hambatan bisnis dijadwalkan akan dilaksanakan secara rutin setiap minggu. Dalam setiap sesi, diharapkan dapat diselesaikan satu hingga dua kasus yang dihadapi oleh para pengusaha saat menjalankan bisnis di Indonesia. Purbaya optimis bahwa cara ini akan berkontribusi signifikan dalam memperbaiki iklim usaha dan investasi di Tanah Air dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Sebagai bukti awal efektivitas mekanisme ini, sejak sidang debottlenecking pertama kali digelar pada 16 Desember 2025, tercatat sebanyak 142 pengaduan telah diterima. Dari jumlah tersebut, 83 pengaduan telah dibahas secara terbuka, dan 45 aduan diklaim telah berhasil diselesaikan.

“Saya memastikan bahwa mekanisme yang efektif dan efisien ini akan memfasilitasi kekhawatiran investor terkait perizinan dan kelancaran proses. Ini juga bertujuan untuk mengatasi berbagai kekhawatiran investor mengenai kelancaran proses investasi dan bisnis mereka di Indonesia,” tegas Purbaya.

Dengan adanya upaya serius ini, Purbaya secara tegas mendorong seluruh investor dari seluruh penjuru dunia untuk menaruh kepercayaan diri mereka dalam berinvestasi di Indonesia, sebuah negara yang ia yakini memiliki potensi yang sangat menjanjikan.