Ahmad Dhani Unggah Bukti Laporan KDRT Palsu untuk Serang Maia Estianty

oleh -5 Dilihat
Ahmad Dhani Unggah Bukti Laporan KDRT Palsu untuk Serang Maia Estianty

KabarDermayu.com – Konflik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali memanas dan menjadi sorotan publik melalui unggahan di media sosial.

Setelah sempat mereda selama bertahun-tahun, hubungan keduanya kini kembali diperbincangkan dengan dinamika baru yang memicu perdebatan luas di jagat maya.

Kali ini, Ahmad Dhani mengunggah sejumlah dokumen lama terkait laporan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang pernah diajukan Maia Estianty pada tahun 2007. Unggahan ini sontak menarik perhatian banyak pihak.

Melalui akun Instagram pribadinya, Ahmad Dhani membagikan tiga lembar Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan (SP3) yang diterbitkan oleh Polda Metro Jaya. Dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bahwa penyelidikan atas laporan KDRT tersebut dihentikan karena tidak ditemukan bukti yang cukup.

SP3 tersebut tercatat dikeluarkan pada 3 November 2008, atau sekitar satu tahun setelah laporan awal dibuat. Dalam unggahannya, Ahmad Dhani tidak hanya menampilkan dokumen, tetapi juga menyampaikan kritik terhadap pemberitaan media di masa lalu.

Baca juga: Tugu Insurance Catat Laba Rp265,62 Miliar di Awal 2026

Ia menilai pemberitaan tersebut tidak berimbang dan terkesan hanya menyoroti satu sisi cerita. Ahmad Dhani secara tegas menyebut laporan KDRT tersebut sebagai laporan palsu yang dibuat oleh Maia Estianty.

“Ini salah satu laporan palsu yang dilakukan oleh Maia Estianty,” tulis Ahmad Dhani di Instagram, dikutip Rabu, 6 Mei 2026.

Ahmad Dhani menambahkan, saat Maia melaporkan dugaan KDRT pada tahun 2007, media memberitakan hal tersebut secara masif. Namun, ketika bukti kebohongan laporan tersebut terungkap pada tahun 2008, media justru terkesan bungkam.

Langkah Ahmad Dhani mengunggah bukti SP3 ini dipandang sebagai respons terhadap kritik publik yang belakangan kembali menguat. Namanya ramai diperbincangkan setelah beberapa pernyataan kontroversialnya kembali mengungkit masa lalu rumah tangganya.

Awal mula memanasnya kembali konflik ini disebut terjadi dalam rangkaian acara pernikahan putra mereka, El Rumi, pada April 2026. Momen siraman yang seharusnya berlangsung haru justru memicu polemik, terutama setelah Shafeea Ahmad terlihat menangis.

Sejak peristiwa tersebut, Ahmad Dhani mulai melontarkan berbagai pernyataan yang memancing kontroversi. Ia bahkan menyebut air mata Maia sebagai “air mata buaya” serta kembali mengangkat isu-isu lama seperti perceraian dan dugaan perselingkuhan.

Alih-alih meredakan situasi, pernyataan-pernyataan tersebut justru memicu reaksi keras dari netizen. Sejumlah pihak bahkan kembali menyoroti dokumen putusan perceraian yang dianggap menghadirkan sudut pandang berbeda terhadap konflik antara keduanya.

Dengan mengunggah bukti SP3 terkait laporan KDRT, Ahmad Dhani tampaknya ingin menegaskan bahwa tuduhan yang pernah dialamatkan kepadanya tidak terbukti secara hukum. Namun, langkah ini juga dinilai membuka kembali luka lama yang sebelumnya telah mereda.

Langkah hukum yang diambil oleh Maia Estianty pada tahun 2007, yang kemudian dihentikan penyidikannya, kini kembali diungkit oleh Ahmad Dhani. Pengungkapan dokumen SP3 ini menjadi babak baru dalam drama perseteruan publik antara kedua mantan pasangan suami istri tersebut.

Publik pun terbagi dalam menyikapi unggahan Ahmad Dhani ini. Sebagian mendukung klarifikasi yang dilakukan Ahmad Dhani, sementara sebagian lainnya menganggap tindakan tersebut hanya memperkeruh suasana dan kembali membuka luka lama.

Dinamika ini menunjukkan betapa kompleksnya hubungan dan sejarah antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty, yang terus menarik perhatian publik bahkan bertahun-tahun setelah perceraian mereka.