KabarDermayu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa, 9 Juni 2026, berhasil ditutup dengan lonjakan signifikan setelah sepanjang hari bergerak positif. Indeks komposit menguat tajam sebesar 7,57 persen, mencapai level 5.746,648, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penguatan ini merupakan salah satu reli terbesar yang pernah terjadi di pasar saham Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Pergerakan indeks yang positif ini mencerminkan kembalinya optimisme investor ke pasar setelah periode tekanan yang cukup panjang.
Sejak awal sesi perdagangan, IHSG menunjukkan tren kenaikan yang konsisten dan terus menguat hingga menjelang penutupan. Grafik perdagangan memperlihatkan indeks sempat berada di bawah level 5.300 sebelum akhirnya berhasil menembus level psikologis 5.700 di akhir sesi.
Nilai Transaksi Hampir Rp28 Triliun
Tingginya minat investor tercermin dari nilai transaksi yang mencapai Rp27,99 triliun. Sementara itu, volume perdagangan saham tercatat sebanyak 42,03 miliar lembar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 2,65 juta kali.
Aktivitas perdagangan yang masif ini menandakan peningkatan likuiditas pasar seiring dengan derasnya arus pembelian di berbagai sektor saham. Kenaikan IHSG juga menunjukkan bahwa pelaku pasar kembali memanfaatkan momentum untuk berinvestasi pada saham-saham unggulan yang sebelumnya mengalami tekanan.
Saham Perbankan dan Konglomerasi Jadi Incaran
Berdasarkan nilai transaksi, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp3,86 triliun.
Di posisi kedua, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp3,40 triliun. Posisi ketiga ditempati oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan nilai transaksi Rp2,34 triliun.
Selain itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga masuk dalam daftar saham teraktif dengan nilai transaksi Rp1,87 triliun. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat nilai transaksi sebesar Rp952 miliar.
Masuknya saham-saham perbankan dan emiten berkapitalisasi besar ke dalam jajaran saham teraktif mengindikasikan bahwa investor cenderung mengarahkan dana mereka ke saham-saham unggulan yang memiliki likuiditas tinggi.
Deretan Saham dengan Nilai Transaksi Terbesar
Berikut adalah saham-saham dengan nilai transaksi terbesar pada perdagangan hari ini:
- BBCA – Rp3,86 triliun
- TPIA – Rp3,40 triliun
- BBRI – Rp2,34 triliun
- BMRI – Rp1,87 triliun
- TLKM – Rp952 miliar
- CUAN – Rp861 miliar
- ANTM – Rp808 miliar
Tingginya volume transaksi pada saham-saham tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong penguatan IHSG secara keseluruhan.
Sentimen Positif Kembali Warnai Bursa
Lonjakan IHSG hingga 7,57 persen mengindikasikan adanya sentimen positif yang kuat di kalangan investor. Aksi beli yang terjadi secara masif, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar, berhasil mengangkat indeks kembali ke level psikologis 5.700.
Dengan nilai transaksi yang mendekati Rp28 triliun dan dominasi saham unggulan dalam daftar perdagangan teraktif, pasar saham Indonesia menutup hari dengan performa yang sangat positif. Penguatan ini sekaligus menjadi sinyal pemulihan kepercayaan investor setelah gejolak yang sempat menekan pergerakan IHSG dalam beberapa waktu terakhir.





