KabarDermayu.com – Bali United menutup laga kandang terakhirnya di Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu, 17 Mei 2026, “Serdadu Tridatu” berhasil mempermalukan Bhayangkara FC dengan skor telak 4-1.
Kemenangan ini menjadi penutup yang manis bagi Bali United di hadapan para pendukungnya. Selain itu, hasil ini juga mendongkrak posisi mereka ke peringkat delapan klasemen sementara dengan total 48 poin. Sementara itu, Bhayangkara FC gagal melanjutkan tren positif mereka dan harus puas tertahan di posisi ketujuh dengan raihan 50 poin.
Sejak menit awal, pertandingan berjalan dengan tempo yang sangat tinggi. Bhayangkara FC justru tampil lebih agresif di menit-menit pembuka. Serangan cepat yang dimotori oleh Privat Mbarga dan Moussa Sidibe menjadi ancaman nyata bagi pertahanan tuan rumah.
Peluang pertama bagi tim tamu datang pada menit keempat. Mbarga berhasil mengirimkan umpan matang ke arah Sidibe, namun penyelesaian akhir dari pemain tersebut belum sempurna. Dua menit berselang, Bhayangkara FC kembali menciptakan peluang berbahaya melalui tendangan bebas Sidibe. Tendangan tersebut tercipta setelah Dendy Sulistyawan dilanggar di dekat kotak penalti. Bola tendangan bebas itu meluncur tajam ke arah gawang, namun kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, berhasil menepisnya.
Tekanan dari tim tamu terus berlanjut di awal babak pertama. Henri Doumbia juga sempat mendapatkan kesempatan emas untuk mencetak gol. Namun, lini belakang Bali United menunjukkan disiplin yang tinggi dan berhasil meredam setiap ancaman yang datang.
Setelah sempat berada di bawah tekanan, Bali United perlahan mulai menemukan ritme permainannya. Tim asuhan Stefano Cugurra ini tampil lebih berani dalam menyerang dan mulai menciptakan peluang-peluang berbahaya ke gawang Bhayangkara FC.
Kesempatan emas sempat dimiliki oleh Tim Receveur pada menit ke-24. Sayangnya, tendangan keras yang dilepaskannya belum mampu menembus pertahanan kokoh Bhayangkara FC.
Kebuntuan dalam mencetak gol akhirnya pecah pada menit ke-28. Boris Kopitovic berhasil membawa Bali United unggul setelah berhasil menanduk bola dengan keras ke gawang Aqil Savik. Gol pembuka ini sontak meningkatkan kepercayaan diri para pemain tuan rumah secara drastis.
Bali United terus menekan pertahanan Bhayangkara FC setelah berhasil unggul satu gol. Rahmat Arjuna nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-37 melalui umpan silang berbahaya yang ia kirimkan ke depan gawang. Namun, bola meluncur terlalu deras dan gagal disambar oleh Teppei Yachida.
Alih-alih mampu menyamakan kedudukan, Bhayangkara FC justru kembali kebobolan jelang babak pertama usai. Memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Aqil Savik, Boris Kopitovic dengan sigap menyambar bola tersebut untuk mencetak gol keduanya di pertandingan ini.
Skor 2-0 untuk keunggulan Bali United bertahan hingga peluit babak pertama dibunyikan.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan mereka. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-63. Moussa Sidibe berhasil mencetak gol balasan melalui tendangan keras yang gagal dihentikan oleh Hauptmeijer.
Gol dari Sidibe sempat membuat pertandingan kembali hidup dan tensi meningkat. Namun, Bali United menunjukkan respons yang cepat terhadap gol balasan tersebut.
Pada menit ke-71, Irfan Jaya sukses memperlebar jarak keunggulan Bali United. Ia berhasil memanfaatkan umpan matang dari Kadek Agung. Penyerang lincah Bali United itu dengan tenang menaklukkan lini pertahanan Bhayangkara FC sebelum melepaskan penyelesaian akhir yang tak mampu diantisipasi kiper lawan.
Dukungan penuh dari para suporter yang hadir di stadion membuat Bali United semakin percaya diri dalam menguasai jalannya pertandingan di sisa waktu babak kedua.
Pesta gol “Serdadu Tridatu” akhirnya ditutup oleh Made Tito pada menit ke-86. Pemain muda Bali United itu berhasil mencetak gol keempat sekaligus memastikan kemenangan telak 4-1 atas Bhayangkara FC.
Susunan Pemain
Bali United:Mike Hauptmeijer, Bagas Adi Nugroho, Joao Ferrari, Ricky Fajrin, Kadek Agung, Teppei Yachida, Tim Receveur, Boris Kopitovic, Irfan Jaya, Rahmat Arjuna, Thijmen Goppel.
Baca juga: Polri Targetkan 1.500 SPPG Terwujud di 2026
Bhayangkara FC:Aqil Savik, Putu Gede Juni Antara, Nehar Sadiki, Slavo Damjanovic, Wahyu Subo Seto, Henri Doumbia, Dendy Sulistyawan, Frengky Missa, Privat Mbarga, Moussa Sidibe, Sho Yamamoto.





