KabarDermayu.com – Carlo Ancelotti, pelatih Timnas Brasil, telah resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena beberapa nama besar justru tidak masuk dalam skuad final.
Pemain seperti Antony, Joao Pedro, dan Richarlison, yang tampil cukup mengesankan bersama klub masing-masing di musim 2025/2026, harus tersingkir dari daftar tersebut. Keputusan Ancelotti ini tentu menjadi sorotan utama dalam pengumuman skuad Brasil kali ini.
Di tengah perdebuntan pemain yang dicoret, ada pula kabar gembira. Neymar Junior, yang sempat absen dalam beberapa agenda tim nasional akibat cedera, dipastikan kembali memperkuat Selecao. Pemain yang kini membela Santos ini diharapkan membawa pengalaman dan magisnya kembali ke lini serang Brasil.
Namun, kembalinya Neymar tidak serta merta membuat semua pemain yang diprediksi masuk skuad berhasil lolos. Joao Pedro menjadi salah satu nama yang paling disayangkan. Penyerang Chelsea ini sebenarnya memiliki catatan gol yang impresif di Liga Inggris, dengan 15 gol dan delapan assist dari 34 pertandingan.
Sayangnya, performa produktifnya di level klub belum cukup meyakinkan Carlo Ancelotti untuk memasukkannya ke dalam skuad final Piala Dunia 2026. Keputusan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di timnas Brasil.
Selain Joao Pedro, Antony juga menjadi nama lain yang harus menerima kenyataan pahit. Pemain sayap yang sempat menunjukkan peningkatan performa setelah bergabung dengan Real Betis ini juga tidak terpilih.
Antony tercatat mampu mencetak sembilan gol dan lima assist di semua kompetisi pada musim 2024/2025. Musim berikutnya, ia bahkan lebih tajam dengan catatan 14 gol dan 10 assist di Liga Spanyol dan Europa League. Namun, performa tersebut rupanya belum cukup untuk mengamankan tempatnya.
Salah satu pertimbangan Ancelotti dalam mencoret Antony disebut adalah riwayat cedera yang sempat dialaminya. Cedera tersebut diduga memengaruhi kecepatan dan akselerasinya, dua elemen penting bagi seorang pemain sayap.
Nama lain yang juga tidak masuk dalam skuad adalah Richarlison. Penyerang Tottenham Hotspur ini harus tersingkir, sebagian besar karena masalah kebugaran. Ia sempat mengalami cedera hamstring yang membuatnya absen beberapa pekan.
Selain faktor cedera, performa Richarlison yang dinilai kurang konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir juga menjadi alasan Ancelotti untuk tidak memasukkannya. Pelatih asal Italia ini tampaknya lebih memprioritaskan pemain yang dinilai lebih siap secara fisik dan mental untuk turnamen sebesar Piala Dunia.
Carlo Ancelotti menekankan pentingnya kesiapan pemain dalam menghadapi tekanan dan tuntutan Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi mendalam terhadap performa, kebugaran, dan potensi kontribusi setiap pemain.
Selain Antony, Joao Pedro, dan Richarlison, beberapa pemain lain yang juga tidak masuk dalam skuad final Brasil untuk Piala Dunia 2026 antara lain Eder Militao, Thiago Silva, Estevao, Andrey Santos, dan Savinho. Kehadiran nama-nama seperti Militao dan Silva yang merupakan pilar pertahanan senior, juga menjadi kejutan tersendiri.
Keputusan Ancelotti ini tentu akan memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola Brasil. Namun, sebagai pelatih, Ancelotti memiliki visi dan strategi tersendiri dalam membangun tim yang dianggapnya paling berpeluang untuk meraih prestasi di ajang empat tahunan tersebut.
Fokus kini beralih kepada 26 pemain yang terpilih. Mereka diharapkan dapat bersatu padu, menunjukkan performa terbaik, dan membawa pulang trofi Piala Dunia untuk Brasil. Dukungan dari seluruh rakyat Brasil akan menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
Baca juga: Prabowo Jadi Presiden Pertama Paparkan KEM PPKF di DPR
Kisah pencoretan nama-nama besar ini menjadi pengingat bahwa persaingan di level tertinggi sepak bola internasional selalu ketat. Hanya pemain yang benar-benar siap dan mampu memberikan kontribusi maksimal yang akan mendapatkan tempat di skuad impian.





