Callista Arum Ungkap Kesulitan Syuting Film Horor Tumbal Proyek, dari Doa Katolik hingga Dialek Jawa

oleh -5 Dilihat
Callista Arum Ungkap Kesulitan Syuting Film Horor Tumbal Proyek, dari Doa Katolik hingga Dialek Jawa

KabarDermayu.com – Callista Arum mengungkapkan tantangan besar yang dihadapinya saat memerankan karakter Laras dalam film horor terbaru, “Tumbal Proyek”. Film yang disutradarai oleh Jeropoint ini menampilkan Callista sebagai anak kedua dari pasangan Bayu dan Martha.

Perjalanan Callista dalam mendalami peran Laras ternyata tidaklah mudah. Ia mengaku salah satu kesulitan terbesarnya adalah menghafal doa-doa Katolik yang menjadi bagian dari karakternya.

“Kalau karakter Laras sendiri menurut aku tantangannya itu adalah belajar doa-doa Katolik ya. Karena kadang-kadang aku suka sampai slip,” ujar Callista Arum di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 7 Mei 2026.

Beruntung, Callista tidak sendirian dalam menghadapi tantangan ini. Ia mendapatkan bantuan dari salah satu kru film yang beragama Katolik. Diskusi mengenai tata cara berdoa dalam agama Katolik pun sering dilakukan di lokasi syuting.

Baca juga: Kemenkeu AS Sanksi Perusahaan China Pendukung Iran

“Untungnya kita kru ada yang Katolik jadi dibantuin kadang-kadang di set tuh kayak nggak pas berdoa Salam Maria terus aku tuh agak ‘Salam Maria apa Kak?’ gitu. Terus kayak dibantuin,” kenangnya.

Selain urusan keagamaan, Callista juga dituntut untuk mempelajari dialek Jawa. Hal ini dikarenakan latar tempat syuting film “Tumbal Proyek” berada di pulau Jawa.

Suasana mencekam di lokasi syuting turut menjadi tantangan tersendiri bagi Callista. Ia merasa set syuting yang dibangun sangat realistis, hingga terkadang membuatnya sulit membedakan antara akting dan perasaan yang sebenarnya.

“Terus aku harus belajar dialek Jawa juga di sini. Dan menurut aku tantangannya adalah harus berani ke set,” katanya.

Lebih lanjut, Callista menjelaskan bahwa suasana set yang sangat mendukung membuat pengalaman aktingnya terasa begitu nyata. Ia bahkan merasa ada beberapa adegan di mana ketakutannya bukanlah sebuah akting semata.

“Karena setnya bener-bener sangat membantu dan sampai-sampai aku ngerasa ada beberapa scene yang aku kayak nggak akting deh gitu. Kayak ketakutannya itu nggak akting, itu beneran,” ungkapnya.

Di antara semua proses syuting, terdapat satu adegan yang paling membekas dalam ingatan Callista. Adegan tersebut adalah momen ketika karakternya, Laras, sedang memanjatkan doa.

“Cuman ada yang paling berkesan itu aku udah sempat cerita waktu presscon trailer adalah ketika Laras sedang berdoa. Itu aku sampai sekarang kadang-kadang masih suka kepikiran gitu. Itu wah I think I really like that scene gitu. Menjiwai banget ya, luar biasa lho ini ya,” tuturnya.