Dinas PUPR Indramayu Bersihkan Talang Tembaga Berkerak Selama 15 Tahun untuk Cegah Banjir

oleh -5 Dilihat
Dinas PUPR Indramayu Bersihkan Talang Tembaga Berkerak Selama 15 Tahun untuk Cegah Banjir

KabarDermayu.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu bergerak cepat mengatasi potensi banjir dengan melakukan pengurasan saluran talang tembaga yang telah mengalami pendangkalan parah selama 15 tahun.

Kegiatan normalisasi saluran irigasi ini dipusatkan di Jalan Talam, sebuah area yang rentan terhadap genangan air saat musim penghujan tiba. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi dini agar aktivitas warga tidak terganggu oleh banjir.

Saluran talang tembaga tersebut diketahui dipenuhi lumpur tebal yang mengendap selama bertahun-tahun. Kondisi ini sangat menghambat aliran air, menyebabkan air meluap dan merendam kawasan permukiman serta jalan.

Kepala Dinas PUPR Indramayu, H.नरेंद्र, mengungkapkan bahwa pengurasan ini merupakan bagian dari program rutin pemeliharaan infrastruktur air di wilayahnya. Tujuannya adalah memastikan sistem drainase berfungsi optimal.

Baca juga di sini: Bukan Hanya Bunuh Dumaris, Pelaku Pencurian di Pekanbaru Juga Incar Suami dan Dua Anak Korban

Beliau menambahkan, penumpukan lumpur yang mencapai ketebalan signifikan menunjukkan bahwa pembersihan secara berkala sangatlah krusial. Tanpa intervensi, masalah genangan air akan semakin memburuk setiap tahunnya.

Proses pengurasan melibatkan tim pekerja yang menggunakan alat berat jenis amphibi untuk mengeruk lumpur dari dasar saluran. Lumpur yang diangkat kemudian diangkut keluar dari lokasi untuk dibuang ke tempat yang telah ditentukan.

Warga sekitar menyambut baik inisiatif Dinas PUPR ini. Mereka berharap normalisasi saluran talang tembaga dapat secara efektif mencegah terjadinya banjir yang selama ini menjadi momok saat musim hujan.

Salah seorang warga, Ibu Siti, mengatakan, “Sudah lama sekali saluran ini mampet. Setiap hujan deras, air pasti sampai ke depan rumah. Kami sangat lega kalau sekarang dibersihkan.”

Upaya ini tidak hanya sekadar membersihkan saluran, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat Indramayu. Dengan saluran air yang lancar, risiko kerusakan properti akibat banjir dapat diminimalisir.

Dinas PUPR Indramayu juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam saluran air. Kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat penting untuk mendukung kelancaran program pemerintah.

Pemeliharaan rutin seperti pengurasan saluran ini akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai titik rawan banjir lainnya di Kabupaten Indramayu. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan warganya.

Pihak dinas berharap dengan adanya normalisasi ini, masyarakat dapat merasakan dampak positifnya, terutama saat menghadapi tantangan musim penghujan yang sering kali dibarengi dengan curah hujan tinggi.

Pentingnya menjaga kebersihan saluran air menjadi pelajaran berharga dari kondisi yang terjadi selama 15 tahun terakhir. Pengabaian terhadap pemeliharaan dapat menimbulkan masalah yang lebih besar dan membutuhkan biaya lebih besar pula untuk penanganannya.

Melalui kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Indramayu dapat menjadi wilayah yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir.