Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Tajam, Emas Dunia Menguat

oleh -4 Dilihat
Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Tajam, Emas Dunia Menguat

KabarDermayu.com – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Selasa, 5 Mei 2026, mengalami penurunan signifikan. Emas batangan Antam dijual pada level Rp 2.760.000 per gram, yang berarti turun Rp 35.000 per gram dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya.

Berdasarkan data resmi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga pembelian kembali atau buyback emas juga ditetapkan lebih rendah, yaitu sebesar Rp 2.545.000 per gram. Perlu dicatat bahwa harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Untuk ukuran emas batangan yang berbeda, Antam menawarkan berbagai pilihan harga. Emas lima gram dibanderol seharga Rp 13.575 juta, sementara emas sepuluh gram dijual seharga Rp 27.095 juta. Untuk ukuran yang lebih besar, emas 25 gram dihargai Rp 67,612 juta dan emas 50 gram mencapai Rp 135,145 juta.

Lebih lanjut, untuk emas dengan berat 100 gram, harganya adalah Rp 270.212 juta. Sementara itu, emas 250 gram dibanderol Rp 675.265 juta, dan emas berukuran 500 gram mencapai Rp 1.350.320 juta.

Antam juga menyediakan emas dalam ukuran yang lebih kecil dan lebih besar. Emas terkecil yang dijual adalah 0,5 gram dengan harga Rp 1,430 juta. Untuk ukuran terbesar, emas 1.000 gram (1 kilogram) dihargai senilai Rp 2,700,6 miliar.

Penting untuk diingat bahwa harga penjualan emas batangan Antam tersebut belum termasuk komponen pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan emas dikenakan potongan pajak.

Untuk transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai transaksi di atas Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran pajaknya adalah 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. PPh Pasal 22 ini akan dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback.

Harga Emas Global Menguat

Di sisi lain pasar, harga emas global justru menunjukkan tren kenaikan pada perdagangan pagi ini. Para investor global dilaporkan masih mencermati dampak ekonomi dari meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan dari The Economic Times, harga emas di pasar spot internasional tercatat naik 0,2 persen, mencapai US$4.528,99 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman bulan Juni juga mengalami kenaikan sebesar 0,1 persen, diperdagangkan pada US$4.538,2 per ons.

Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan pergerakan antara pasar emas domestik yang dikelola Antam dan pasar emas global. Penurunan harga emas Antam bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor domestik seperti ketersediaan stok atau kebijakan internal perusahaan, sementara penguatan harga emas global lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen pasar internasional, termasuk isu geopolitik dan data ekonomi makro.

Investor cenderung mengalihkan asetnya ke instrumen yang dianggap lebih aman (safe haven) seperti emas ketika ketidakpastian ekonomi atau politik meningkat. Ketegangan di Timur Tengah dapat memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan energi atau stabilitas ekonomi global, yang pada gilirannya mendorong permintaan emas.

Pergerakan harga emas yang dinamis ini mengingatkan para investor akan pentingnya memantau berbagai faktor, baik domestik maupun internasional, sebelum membuat keputusan investasi. Emas, sebagai salah satu aset investasi yang populer, selalu menarik perhatian para pelaku pasar.

Baca juga: Menlu Iran: Selat Hormuz Berubah, Musuh Dilarang Lewat

Perlu juga diperhatikan bahwa data yang disajikan adalah per tanggal 5 Mei 2026. Fluktuasi harga lebih lanjut dapat terjadi seiring berjalannya waktu dan perkembangan kondisi pasar.