KabarDermayu.com – Perjalanan panjang selama 22 tahun di industri musik akhirnya membuahkan hasil bagi Banditoz Yaow 86. Lagunya yang berjudul “Kicau Mania”, yang dibawakan bersama BoyCord dan Ndarboy Genk, mendadak viral di pertengahan tahun 2026.
Lagu tersebut berhasil menarik perhatian publik di berbagai platform media sosial, bahkan disukai oleh pendengar dari lintas generasi. Fenomena ini menjadi titik balik penting dalam karier Banditoz, yang selama ini dikenal konsisten dalam berkarya meskipun belum mendapatkan sorotan yang luas.
“Iya, 22 tahun berkarya akhirnya lagu ini viral,” ujar Banditoz saat ditemui di acara FYP yang ditayangkan sebuah stasiun televisi, seperti dikutip dari tayangan YouTube pada Selasa, 5 Mei 2026.
Bagi Banditoz, kesuksesan lagu “Kicau Mania” bukan sekadar pencapaian profesional semata. Ia memaknai momen ini sebagai jawaban atas doa-doa yang tak henti ia panjatkan, terutama doa dari keluarga tercinta.
Di balik lagu yang kini digandrungi banyak orang, tersimpan cerita pribadi yang sangat menyentuh. Banditoz mengungkapkan bahwa ia memiliki seorang anak berkebutuhan khusus, yang menjadi salah satu motivasi terkuatnya untuk terus berjuang dan berkarya.
“Kebetulan, saya memiliki anak spesial, anak autis. Jadi mungkin doa dari anak saya dan istri akhirnya terjawab di karya ini. Karena kembali lagi, setiap langkah saya, pasti ada doa istri dan anak yang menemani,” tutur Banditoz.
Ia juga menegaskan bahwa menjadi orang tua dari anak berkebutuhan khusus bukanlah perkara yang mudah. Ada berbagai tantangan dan pergulatan batin yang harus ia hadapi sebelum akhirnya bisa menerima keadaan dengan lapang dada.
Baca juga: Jakarta Terendam Banjir, 115 RT Terdampak Hingga Ketinggian 2,4 Meter
“Apa pun itu wujudnya, ya kita terima, gitu lho. Karena dari orang tua, kita tidak bisa memilih, tapi kita terpilih,” lanjutnya.
Banditoz tidak menampik bahwa ia pernah merasa lelah dan mempertanyakan situasi yang dihadapinya. Namun, seiring berjalannya waktu dan melalui proses pendewasaan, ia belajar untuk berdamai dengan keadaan tersebut.
“Pasti wajar, manusia ini terkadang bilang sama, kenapa sih? Saya salah apa, sampai dititipkan sebuah anak yang mohon maaf, spesial. Itu, beberapa tahun dilewati, akhirnya, kita harus berdamai dengan keadaan,” ujarnya.
Dalam proses tersebut, dukungan penuh dari sang istri menjadi faktor krusial yang menjaga semangatnya tetap menyala. Kesabaran dan keteguhan sang istri di tengah berbagai kesulitan menjadi sumber kekuatan yang tak ternilai bagi Banditoz.
Kini, viralnya lagu “Kicau Mania” seolah menjadi bukti nyata bahwa perjuangan panjang tidak pernah sia-sia. Ia meyakini bahwa setiap rezeki telah diatur oleh Sang Pencipta dan akan datang pada waktu yang tepat.
“Ya, sebenarnya, alhamdulillah, terima kasih, masih mau bertahan dalam keadaan apa pun. Yang namanya rezeki, itu pasti sudah diatur, tidak bakal tertukar,” tutup Banditoz Yaow 86.





