KabarDermayu.com – Al Nassr harus menunda perayaan gelar juara Liga Arab Saudi setelah ditahan imbang 1-1 oleh Al Hilal. Pertandingan yang digelar di Al Awwal Park, Riyadh pada Rabu, 13 Mei 2026 ini menyisakan drama di menit akhir.
Hasil imbang ini membuat persaingan perebutan gelar Liga Arab Saudi semakin sengit menjelang pekan terakhir musim ini. Sejatinya, Al Nassr berada dalam posisi yang sangat menguntungkan sebelum pertandingan.
Mereka memimpin klasemen dengan 82 poin dari 32 pertandingan, unggul lima angka dari Al Hilal yang baru memainkan 31 laga. Dengan keunggulan tersebut, Al Nassr hanya membutuhkan satu kemenangan untuk memastikan gelar juara.
Namun, harapan untuk merayakan trofi di kandang sendiri pupus di detik-detik akhir pertandingan. Al Nassr sempat unggul berkat gol Mohamed Simakan di babak pertama.
Petaka datang di masa injury time. Kesalahan fatal dilakukan oleh kiper Bento yang gagal mengantisipasi lemparan jarak jauh pemain Al Hilal. Bola justru berbalik arah dan masuk ke gawang sendiri, mengubah skor menjadi 1-1.
Dengan hasil imbang ini, Al Nassr kini mengumpulkan 83 poin dari 33 laga. Mereka masih unggul lima poin atas Al Hilal yang baru memainkan 32 pertandingan.
Artinya, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya masih memerlukan satu poin tambahan untuk mengamankan gelar juara musim ini.
Pasca pertandingan, Cristiano Ronaldo mencoba membangkitkan semangat tim dan para pendukungnya melalui unggahan di media sosial X. Ia menyatakan bahwa mimpi juara sudah sangat dekat.
Baca juga: Karaoke Daan Mogot Diduga Fasilitasi Prostitusi Anak, 5 Orang Jadi Tersangka
“Mimpi itu sudah di depan mata. Tegakkan kepala, kita tinggal selangkah lagi! Terima kasih banyak atas dukungan luar biasa kalian malam ini!” tulis Ronaldo.
Perebutan gelar juara kini sepenuhnya bergantung pada hasil pertandingan di pekan terakhir. Al Hilal akan bertanding lebih dulu melawan NEOM SC di pertandingan ke-33 mereka.
Jika Al Hilal berhasil meraih kemenangan, selisih poin dengan Al Nassr akan menipis menjadi hanya dua angka. Situasi ini berpotensi membuat penentuan juara berlangsung dramatis hingga pekan terakhir.
Pada laga penutup musim ini, Al Nassr dijadwalkan menghadapi Damac, sementara Al Hilal akan berhadapan dengan Al Feiha. Al Nassr wajib meraih kemenangan untuk memastikan gelar tetap berada di tangan mereka.
Sebab, jika Al Nassr hanya bermain imbang dan Al Hilal berhasil menang, kedua tim akan sama-sama mengoleksi 84 poin. Dalam kondisi tersebut, Al Hilal berhak keluar sebagai juara karena unggul dalam rekor pertemuan (head to head).
Al Hilal tercatat pernah menang 3-1 atas Al Nassr pada pertemuan pertama musim ini. Namun demikian, peluang Al Nassr untuk menjadi juara masih sangat besar.
Mereka bahkan bisa mengunci gelar lebih cepat apabila Al Hilal gagal meraih kemenangan saat menghadapi NEOM SC. Ini membuka jalan bagi Al Nassr untuk merayakan gelar juara lebih awal.





