KabarDermayu.com – Presiden FIFA, Gianni Infantino, melakukan pertemuan penting dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di sela-sela Kongres AFC dan FIFA yang diselenggarakan di Vancouver, Kanada. Pertemuan ini dilangsungkan pada Rabu, 29 April 2026.
Melalui unggahan di akun Instagramnya, Infantino menyatakan kegembiraannya atas pertemuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa diskusi berfokus pada pengembangan sepak bola di Indonesia dan bagaimana kedua belah pihak dapat terus berkolaborasi untuk memperkuat olahraga ini di seluruh penjuru negeri.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu krusial dibahas secara mendalam. Pembahasan mencakup pengembangan infrastruktur sepak bola, peningkatan mutu kompetisi yang ada, serta upaya untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi para pemain muda Indonesia.
Infantino menekankan pentingnya aspek-aspek tersebut dalam sebuah pernyataan. Ia menyebutkan, “Kami berbicara tentang pentingnya pengembangan infrastruktur, mendukung kompetisi, dan menciptakan peluang bagi pemain muda, sambil memastikan sepak bola terus menyatukan komunitas dan menginspirasi generasi mendatang.”
Baca juga di sini: Strategi Arsenal Meraih Poin di Kandang Atletico Madrid: Kesabaran dan Ketahanan Mental
FIFA kembali menegaskan komitmennya untuk menjalin kerja sama yang erat dengan Indonesia. “FIFA tetap berkomitmen bekerja sama erat dengan Indonesia untuk mendukung ambisi dan pertumbuhan olahraga ini,” tulis Infantino lebih lanjut, menggarisbawahi dukungan berkelanjutan dari badan sepak bola dunia tersebut.
Kongres AFC dan FIFA yang dihadiri ini merupakan forum penting yang mempertemukan delegasi dari 211 asosiasi anggota. Agenda utama kongres meliputi pembahasan laporan keuangan serta rencana anggaran untuk siklus 2027–2030.
Selain agenda administratif, pertemuan ini juga menyoroti isu-isu global yang relevan dengan dunia sepak bola. Upaya pemberantasan rasisme dan tantangan terkait mobilitas delegasi, termasuk fakta absennya perwakilan Iran pada pertemuan sebelumnya, turut menjadi perhatian. Infantino menegaskan kembali peran fundamental sepak bola sebagai medium perdamaian dunia.
Posisi Indonesia yang diakui sebagai salah satu prioritas pengembangan FIFA di kawasan Asia diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan bagi kualitas tim nasional Indonesia di masa depan. Agenda kongres selanjutnya dijadwalkan untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh aktivitas yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.





