Profil Timnas Ghana Piala Dunia 2026: Eks Pelatih Real Madrid Bangkitkan The Black Stars

oleh -6 Dilihat
Profil Timnas Ghana Piala Dunia 2026: Eks Pelatih Real Madrid Bangkitkan The Black Stars

KabarDermayu.com – Timnas Ghana bersiap kembali menghentak panggung tertinggi sepak bola dunia dalam gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dijuluki sebagai The Black Stars (Bintang Hitam), raksasa Afrika Barat ini mengusung misi penebusan sekaligus ambisi besar untuk melampaui masa-masa emas sepak bola mereka.

Bagi Ghana, partisipasi di edisi 2026 ini merupakan penampilan kelima mereka sepanjang sejarah Piala Dunia (setelah 2006, 2010, 2014, dan 2022). Datang dengan status salah satu kekuatan tradisional Afrika, Ghana siap membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di turnamen kali ini.

Perjalanan Menuju Putaran Final

Ghana memastikan tempat di Piala Dunia 2026 setelah tampil perkasa di babak Kualifikasi Zona Afrika (CAF) Grup I. The Black Stars sukses finis sebagai juara grup dengan catatan luar biasa, mengemas 25 poin dari 10 pertandingan (8 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan). Tiket kelolosan resmi disegel secara dramatis lewat kemenangan tipis 1-0 atas Komoro di Stadion Accra pada laga penentu Oktober 2025.

Kelolosan ini sekaligus menjadi obat penawar luka bagi publik sepak bola Ghana, setelah mereka secara mengejutkan gagal melaju ke putaran final Piala Afrika (AFCON) pada tahun yang sama.

Kejutan di Kursi Kepelatihan: Penunjukan Carlos Queiroz

Meskipun sukses meloloskan Ghana di bawah asuhan pelatih lokal Otto Addo, Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) mengambil keputusan mengejutkan dan berani beberapa bulan sebelum turnamen dimulai. Menyusul rangkaian hasil buruk di laga uji coba internasional, GFA resmi berpisah dengan Otto Addo dan menunjuk taktikis kawakan asal Portugal, Carlos Queiroz, sebagai kepala pelatih baru.

Penunjukan Queiroz membawa angin segar sekaligus ekspektasi tinggi. Mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United dan eks pelatih Real Madrid ini dikenal memiliki rekam jejak luar biasa di Piala Dunia, setelah sebelumnya sukses memimpin Afrika Selatan, Portugal, serta Iran dalam beberapa edisi Piala Dunia.

Pendekatan taktiknya yang disiplin, organisasi pertahanan yang solid, serta pengalaman internasional yang masif diharapkan mampu menyuntikkan mentalitas juara ke dalam skuad Ghana.

Skuad Berbahaya Beraroma Eropa

Di bawah komando taktis Carlos Queiroz, Ghana memiliki kedalaman skuad yang sangat menjanjikan dengan kombinasi pemain berpengalaman dan darah muda yang merumput di liga-liga top Eropa.

The Black Stars akan mengandalkan kreativitas dan daya ledak bintang lini tengah West Ham United, Mohammed Kudus, yang diproyeksikan menjadi motor serangan utama tim. Di lini depan, ketajaman penyerang Bournemouth, Antoine Semenyo, serta kepemimpinan striker veteran seperti Jordan Ayew akan menjadi andalan untuk merobek gawang lawan. Sektor pertahanan dan transisi permainan juga kian kokoh dengan kehadiran pemain-main berenergi tinggi yang siap mematahkan serangan musuh sebelum masuk ke area penalti.

Tantangan Berat di Grup L

Berdasarkan hasil undian, Ghana tergabung ke dalam Grup L yang diprediksi akan menyajikan persaingan sengit dan ketat. Ghana harus bersaing memperebutkan tiket ke babak sistem gugur melawan raksasa Eropa sekaligus tim bertabur bintang Inggris, semifinalis Piala Dunia 2022 Kroasia, serta kekuatan tangguh dari zona CONCACAF, Panama.

Berikut adalah jadwal pertandingan babak penyisihan grup yang akan dihadapi Ghana di Piala Dunia 2026 (dalam WIB):

  • 18 Juni 2026 (06:00 WIB): Ghana vs Panama – BMO Field, Toronto, Kanada
  • 24 Juni 2026 (03:00 WIB): Inggris vs Ghana – Stadion Gillette, Foxborough, Amerika Serikat
  • 28 Juni 2026 (04:00 WIB): Kroasia vs Ghana – Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat

Melampaui Memori Indah 2010

Prestasi terbaik Ghana di Piala Dunia tercipta pada edisi 2010 di Afrika Selatan, di mana mereka berhasil menembus babak Perempat Final dan nyaris menjadi tim Afrika pertama yang lolos ke Semifinal sebelum dihentikan Uruguay lewat drama adu penalti yang penuh kontroversi.

Baca juga: BNI Apresiasi Leo/Daniel: Mental Juara Indonesia di Thailand Open 2026

Kini, dengan kombinasi skuad yang lapar akan kemenangan serta bimbingan tangan dingin Carlos Queiroz, Ghana tidak hanya membidik kelolosan dari grup neraka, melainkan juga bermimpi untuk melangkah lebih jauh dan mencatatkan tinta emas baru bagi sepak bola Afrika di tanah Amerika Utara.