KabarDermayu.com – Momen kebahagiaan menyelimuti keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi setelah putra mereka, Tribrata Putra Sambo, resmi dilantik menjadi Inspektur Polisi Dua (IPDA) sekaligus Perwira Remaja Kepolisian Republik Indonesia Tahun 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan karier Tribrata sebagai abdi negara.
Pelantikan ini menandai langkah awal bagi Tribrata untuk mengemban tanggung jawab besar sebagai perwira muda Polri. Ia kini siap menjalankan tugas demi melayani masyarakat, bangsa, dan negara dengan integritas tinggi.
Melalui akun Instagram pribadinya, Putri Candrawathi menyampaikan pesan yang sangat menyentuh hati. Ia memberikan ucapan selamat atas keberhasilan putranya dalam meraih pangkat IPDA pada Rabu, 22 Juli 2026. Dalam pesannya, Putri berharap agar sang putra selalu memegang teguh nilai-nilai kebenaran.
“Semoga amanah yang kini disandang menjadi awal dari perjalanan pengabdian yang penuh integritas, keberanian, dan ketulusan. Teruslah menjadi pribadi yang rendah hati, menjunjung tinggi kehormatan institusi, serta mengabdi dengan hati untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” tulis Putri dalam unggahannya.
Selain memberikan pesan moral, Putri juga memanjatkan doa agar Tribrata selalu berada dalam lindungan Tuhan. Ia berharap putranya diberikan kekuatan mental serta hikmat dalam setiap pengambilan keputusan saat bertugas nantinya.
Senada dengan sang istri, Ferdy Sambo juga membagikan ungkapan kebanggaannya melalui media sosial. Ia berharap Tribrata dapat menjadi sosok perwira yang bijaksana dan tangguh dalam mengemban tugas kepolisian ke depannya.
Ferdy Sambo mendoakan agar putranya senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam setiap langkah kariernya sebagai aparat penegak hukum. Baginya, pelantikan ini adalah bukti perjuangan dan kerja keras Tribrata selama menjalani pendidikan kepolisian.
Penting untuk diketahui, keluarga Sambo sempat menjadi pusat perhatian nasional sejak kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada Juli 2022. Kasus tersebut berujung pada vonis hukum bagi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Berdasarkan data hukum hingga Juli 2026, Ferdy Sambo masih menjalani masa pidana penjara seumur hidup setelah Mahkamah Agung mengubah vonis hukuman mati yang dijatuhkan sebelumnya. Sementara itu, Putri Candrawathi yang divonis 10 tahun penjara, saat ini masih menjalani masa hukuman di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta.
Meskipun berada dalam situasi keterbatasan di balik jeruji besi, keduanya tetap menunjukkan perhatian dan dukungan moral yang mendalam bagi masa depan putra mereka. Keberhasilan Tribrata Putra Sambo menjadi perwira Polri di tengah dinamika keluarga yang kompleks menjadi sorotan publik yang cukup luas.
Pendidikan kepolisian yang telah diselesaikan oleh Tribrata merupakan fase krusial bagi setiap perwira baru. Dengan resmi dilantik, Tribrata kini dituntut untuk menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugas operasional Polri sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diucapkan saat pelantikan.
Harapan orang tua agar Tribrata menjunjung tinggi kehormatan institusi menjadi pesan inti yang disampaikan di tengah momen bahagia tersebut. Dukungan publik pun tampak beragam melihat bagaimana perjalanan hidup seorang anak perwira yang harus meniti karier di tengah bayang-bayang masa lalu orang tuanya.
Ke depannya, Tribrata Putra Sambo diharapkan mampu menorehkan prestasi dan memberikan kontribusi positif bagi institusi Polri. Perjalanan kariernya kini berada di pundaknya sendiri, dengan bekal pendidikan yang telah ia tempuh selama masa pendidikan hingga resmi dilantik sebagai perwira remaja tahun 2026 ini.





