Tanggapan Istana Terkait Kritik Publik atas Gaya Komunikasi Menteri PU

oleh -4 Dilihat
Tanggapan Istana Terkait Kritik Publik atas Gaya Komunikasi Menteri PU

KabarDermayu.com – Istana Negara akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait sorotan publik mengenai gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, yang dinilai sebagian pihak terlalu santai atau terkesan slengekan.

Pemerintah menegaskan bahwa evaluasi terhadap jajaran menteri merupakan agenda rutin yang dilakukan secara berkelanjutan. Meski begitu, cara pejabat berkomunikasi dengan masyarakat kini menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian khusus.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa evaluasi terhadap anggota Kabinet Merah Putih dilakukan melalui mekanisme koordinasi dan pemberian masukan secara terus-menerus. Hal ini bertujuan untuk memastikan sinergi yang baik dalam pemerintahan.

“Evaluasi terhadap seluruh kementerian maupun pejabat menterinya memang dilakukan secara rutin dan terus-menerus dalam bentuk koordinasi dan saling memberikan masukan,” ujar Prasetyo saat memberikan keterangan di Ruang Wartawan Istana, Jakarta Pusat, pada Selasa, 21 Juli 2026.

Prasetyo menambahkan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara evaluasi kinerja dengan evaluasi gaya komunikasi. Menurutnya, parameter yang digunakan untuk menilai kedua aspek tersebut tidaklah sama.

“Ada beberapa hal yang konteksnya berbeda. Jika evaluasi dari sisi kinerja, tentu ada tolok ukur tersendiri. Namun, jika menyoroti gaya komunikasi yang berkaitan dengan karakter pribadi, maka indikator dan cara menilainya tentu berbeda,” jelasnya.

Kendati demikian, pihak Istana memastikan bahwa kritik dari masyarakat tidak akan diabaikan. Masukan tersebut akan dijadikan bahan diskusi internal agar penyampaian informasi kepada publik di masa depan bisa lebih tepat sasaran.

“Jika ada menteri yang dianggap cara penyampaiannya ke publik kurang pas, hal itu menjadi catatan bagi kami. Kami akan melakukan komunikasi internal dan berharap agar ke depannya ada perbaikan,” tambah Prasetyo.

Sorotan terhadap Dody Hanggodo sendiri muncul setelah sang menteri dinilai terlalu santai dalam menanggapi isu-isu publik. Menanggapi berbagai kritik tersebut, Dody justru menanggapinya dengan sikap terbuka dan positif.

“Tidak ada masalah. Kritik itu bagus karena membuat saya bisa lebih memperbaiki diri ke depannya,” ungkap Dody merespons kritik yang ditujukan kepadanya.

Dody menjelaskan bahwa karakter komunikasinya memang terbentuk dari latar belakangnya sebagai pelaku usaha asal Jawa Timur. Hal itulah yang membuatnya terbiasa berbicara dengan gaya yang lebih luwes dibandingkan pejabat publik pada umumnya.

“Saya ini asalnya dari Jawa Timur, orang swasta, jadi ya agak slengekan. Kecuali untuk urusan yang sangat teknis, baru saya akan bersikap serius. Kalau ini kan bukan hal yang serius, ini hoaks semua,” ujarnya sambil tertawa.

Di akhir pernyataannya, Dody menegaskan bahwa meski pembawaannya santai, ia tetap mampu bersikap serius dan profesional saat menangani persoalan-persoalan teknis maupun strategis yang menyangkut kebijakan kementeriannya.