TNI Membangun Desa: 5 Rumah di Sukoharjo Kini Layak Huni

oleh -2 Dilihat
TNI Membangun Desa: 5 Rumah di Sukoharjo Kini Layak Huni

KabarDermayu.com – Wajah hunian di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, kini tampak jauh lebih cerah dan kokoh. Perubahan signifikan ini dirasakan oleh lima keluarga yang sebelumnya harus bertahan hidup di dalam rumah dengan kondisi memprihatinkan, seperti dinding papan lapuk, atap bocor, hingga lantai tanah.

Transformasi hunian tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 yang dijalankan oleh Kodim 0726/Sukoharjo. Program ini tidak hanya sekadar memperbaiki struktur bangunan, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam mengentaskan kemiskinan berbasis hunian di wilayah tersebut.

Salah satu warga penerima manfaat, Margono, sempat tidak menyangka bahwa tempat tinggalnya akan mengalami perombakan total. Baginya, rumah yang dulunya sering kebanjiran saat hujan turun kini telah berubah menjadi tempat berlindung yang jauh lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah melalui TNI yang telah membantu keluarga kami. Saya tidak menyangka rumah ini bisa menjadi lebih baik seperti sekarang,” ujar Margono dengan penuh haru pada Senin, 27 Juli 2026.

Proses renovasi ini melibatkan sinergi erat antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat setempat. Semangat gotong royong tampak jelas dalam keseharian mereka, mulai dari pengangkutan material bangunan, pemasangan bata, hingga pengerjaan atap yang dilakukan secara bahu-membahu.

Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Reza Sahputra, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat memang ditujukan untuk memberikan dampak nyata. Menurutnya, membantu warga memiliki hunian layak adalah bagian dari dedikasi TNI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah binaan.

“Melalui TMMD ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga membantu warga memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Harapannya, program seperti ini dapat terus memperkuat sinergi dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat,” jelas Letkol Inf Reza Sahputra.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Parangjoro, Hardiman, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terbangun. Ia menilai bahwa keterlibatan TNI dalam program bedah rumah ini menjadi solusi konkret yang sangat dibutuhkan oleh warganya yang selama ini mendambakan hunian layak namun terkendala biaya.

Program TMMD sendiri dikenal sebagai salah satu inisiatif strategis TNI untuk mempercepat pembangunan di daerah, khususnya wilayah pedesaan yang membutuhkan sentuhan infrastruktur. Selain renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), TMMD Reguler ke-129 ini juga mencakup pembangunan berbagai infrastruktur desa lainnya.

Seluruh rangkaian rehabilitasi lima rumah warga di Desa Parangjoro tersebut ditargetkan akan rampung sepenuhnya bertepatan dengan penutupan program TMMD pada 14 Agustus 2026 mendatang. Dengan selesainya program ini, diharapkan lima keluarga tersebut dapat memulai babak baru dengan kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera di rumah yang kini sudah kokoh berdiri.

Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan sosial yang positif. Langkah ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya semangat kebersamaan dalam menuntaskan persoalan dasar masyarakat di pelosok daerah.