KabarDermayu.com – Bea Cukai Tanjung Priok menunjukkan komitmennya dalam mendukung edukasi publik, khususnya bagi kalangan akademisi. Melalui program kunjungan lapangan, instansi ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung peran strategis kepabeanan dalam menjaga arus barang dan perekonomian nasional.
Pada Selasa, 5 Mei 2026, Bea Cukai Tanjung Priok menerima kunjungan dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktis yang dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif terkait ekosistem kepabeanan dan cukai di Indonesia.
Sebanyak kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen pendamping mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Rangkaian acara dibagi dalam dua sesi utama, yakni pemaparan materi di Aula Sinergi KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, serta kunjungan langsung ke New Priok Container Terminal 1 (NPCT 1) sebagai salah satu terminal peti kemas modern di Indonesia.
Dalam sesi pemaparan, peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai profil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, termasuk perannya sebagai revenue collector, trade facilitator, dan community protector. Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan pada proses kepabeanan di pelabuhan serta berbagai ketentuan penting seperti larangan dan pembatasan (lartas) dalam aktivitas ekspor dan impor.
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Niko Budi Dharma, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam membangun pemahaman generasi muda. “Melalui kegiatan kunjungan lapangan ini, Bea Cukai Tanjung Priok membuka ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami peran Bea Cukai dalam mengawasi lalu lintas barang keluar dan masuk Indonesia,” ujarnya.
Tak hanya teori, pengalaman lapangan menjadi daya tarik utama. Dalam sesi kunjungan ke NPCT 1, mahasiswa diajak melihat secara langsung proses pengawasan peti kemas, termasuk penggunaan alat pemindai modern yang mendukung efisiensi dan keamanan. Interaksi aktif terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta selama diskusi berlangsung.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual, tetapi juga pengalaman nyata mengenai bagaimana peran Bea Cukai berdampak langsung pada kelancaran logistik nasional, perlindungan masyarakat, serta penguatan ekonomi negara.
Baca juga: Satgas PRR: Sektor Ekonomi Sumatera Menunjukkan Pemulihan Signifikan
Ke depan, Bea Cukai Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan dunia pendidikan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan literasi kepabeanan dan cukai di masyarakat, sekaligus mencetak generasi yang lebih memahami pentingnya pengawasan perdagangan internasional bagi kemajuan Indonesia.





