8 Profesi Paling Diminati Generasi Z

oleh -5 Dilihat
8 Profesi Paling Diminati Generasi Z

KabarDermayu.com – Generasi Z atau Gen Z kini semakin mendominasi dunia kerja. Namun, berbeda dengan generasi sebelumnya, banyak anak muda saat ini tidak lagi menjadikan pekerjaan kantoran konvensional sebagai impian utama.

Mereka cenderung mencari pekerjaan yang lebih fleksibel, nyaman, dan sesuai dengan passion mereka. Tren ini terlihat dari berbagai survei internasional terbaru.

Survei tersebut menunjukkan bahwa Gen Z lebih memprioritaskan keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), kesehatan mental, dan kebebasan dalam bekerja. Hal ini lebih diutamakan daripada sekadar mengejar jabatan tinggi atau status sosial.

Bahkan, tidak sedikit anak muda yang rela menolak pekerjaan bergaji besar jika lingkungan kerjanya dianggap terlalu toxic atau tidak memberi ruang untuk berkembang. Selain itu, perkembangan teknologi digital juga ikut mengubah cara Gen Z memandang karier.

Kini, peluang menghasilkan uang tidak lagi terbatas dari pekerjaan formal saja. Media sosial, platform freelance, hingga bisnis online membuka banyak pilihan karier yang jauh lebih luas bagi generasi ini dibandingkan generasi sebelumnya.

Lalu, pekerjaan apa saja yang kini menjadi favorit Gen Z? Berikut daftarnya, sebagaimana dirangkum dari Deloitte, Senin, 11 Mei 2026.

1. Content Creator dan Influencer

Profesi content creator masih menjadi salah satu pekerjaan paling diminati Gen Z. Popularitas platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube membuat banyak anak muda tertarik membangun karier di dunia digital.

Selain dianggap fleksibel, pekerjaan ini juga memberikan kebebasan berekspresi dan peluang penghasilan yang besar. Tidak sedikit Gen Z yang memilih menjadi content creator penuh waktu dibandingkan bekerja di kantor dengan jam kerja tetap.

Mulai dari membuat video hiburan, review produk, podcast, hingga konten edukasi, semuanya kini bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan bagi mereka.

2. Pekerjaan di Bidang Teknologi dan AI

Meskipun perkembangan artificial intelligence (AI) memicu kekhawatiran soal pengurangan tenaga kerja, bidang teknologi tetap menjadi salah satu sektor favorit Gen Z. Banyak anak muda tertarik menjadi software engineer, data analyst, UI/UX designer, cyber security specialist, hingga AI engineer.

Alasan utamanya adalah karena profesi-profesi ini dianggap memiliki masa depan cerah dan gaji yang kompetitif. Selain itu, kemampuan digital kini menjadi skill penting di berbagai industri, sehingga pekerjaan berbasis teknologi semakin banyak dibutuhkan.

3. Freelancer dan Remote Worker

Banyak Gen Z mulai meninggalkan pola kerja tradisional dari pagi sampai sore di kantor. Mereka lebih tertarik menjadi freelancer atau remote worker karena dianggap lebih fleksibel dan tidak terikat lokasi kerja.

Profesi seperti graphic designer, video editor, copywriter, social media specialist, hingga virtual assistant kini semakin populer di kalangan anak muda. Dengan sistem kerja remote, Gen Z bisa bekerja dari rumah, kafe, atau bahkan sambil melakukan perjalanan.

Fleksibilitas inilah yang membuat pekerjaan freelance semakin diminati oleh generasi ini. Mereka menghargai otonomi dan kemampuan untuk mengatur jadwal kerja mereka sendiri.

4. Pebisnis Online dan Entrepreneur

Gen Z juga dikenal memiliki minat tinggi terhadap dunia bisnis. Banyak anak muda kini mulai membangun usaha sendiri sejak usia muda, mulai dari bisnis fashion, makanan, skincare, hingga jasa digital.

Kemudahan akses media sosial dan marketplace membuat proses membangun bisnis menjadi lebih mudah dibanding dulu. Bahkan, banyak Gen Z memanfaatkan TikTok Shop dan Instagram untuk memasarkan produk mereka secara efektif.

Bagi sebagian anak muda, memiliki bisnis sendiri dianggap lebih menjanjikan karena memberikan kebebasan finansial dan fleksibilitas waktu yang mereka dambakan.

5. Pekerjaan Kreatif

Bidang kreatif menjadi salah satu sektor yang paling menarik perhatian Gen Z. Profesi seperti fotografer, videografer, animator, ilustrator, hingga creative strategist kini semakin populer di kalangan mereka.

Selain memberikan ruang untuk menyalurkan ide dan kreativitas, pekerjaan kreatif juga dinilai lebih menyenangkan dibanding pekerjaan administratif yang monoton. Terlebih lagi, kebutuhan konten digital yang terus meningkat membuat peluang kerja di industri kreatif semakin besar.

6. Bidang Kesehatan dan Mental Health

Menariknya, banyak Gen Z kini mulai tertarik pada profesi yang berhubungan dengan kesehatan dan kesehatan mental. Profesi seperti perawat, psikolog, terapis, hingga konselor semakin dilirik karena dianggap memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Kesadaran soal kesehatan mental yang meningkat setelah pandemi juga membuat pekerjaan di bidang ini semakin penting dan dibutuhkan. Selain itu, pekerjaan yang melibatkan interaksi manusia secara langsung dianggap lebih stabil di tengah perkembangan AI yang semakin pesat.

7. Digital Marketing dan Social Media Specialist

Perkembangan bisnis digital membuat profesi digital marketing dan social media specialist semakin diminati Gen Z. Hampir semua brand kini membutuhkan tenaga yang mampu mengelola media sosial, membuat strategi konten, hingga menjalankan iklan digital.

Pekerjaan ini dianggap cocok dengan karakter Gen Z yang dekat dengan internet dan media sosial sejak kecil. Selain itu, peluang karier di bidang digital marketing juga cukup luas karena bisa dikerjakan secara freelance maupun full time.

8. Pekerjaan yang Mendukung Work Life Balance

Bagi Gen Z, pekerjaan ideal bukan hanya soal gaji tinggi. Banyak anak muda kini lebih memilih pekerjaan yang memberikan waktu istirahat cukup, lingkungan kerja sehat, dan fleksibilitas waktu.

Oleh karena itu, perusahaan yang menawarkan hybrid working, cuti kesehatan mental, hingga budaya kerja yang nyaman kini lebih menarik di mata Gen Z. Fenomena ini menunjukkan bahwa generasi muda mulai lebih peduli terhadap kualitas hidup dibanding sekadar mengejar status pekerjaan.

Baca juga: Target Menko Zulhas: Tuntasnya Persoalan Sampah Mei 2028

Pada akhirnya, pekerjaan favorit Gen Z menunjukkan adanya perubahan besar dalam dunia kerja modern. Anak muda kini tidak hanya mencari penghasilan, tetapi juga fleksibilitas, kenyamanan, dan pekerjaan yang sesuai dengan passion mereka. Tidak heran jika profesi berbasis digital, kreatif, dan fleksibel semakin menjadi pilihan utama generasi saat ini.