Pendapatan ASDP Capai Rp 4,96 Triliun di 2025, Penyeberangan Perintis Tumbuh 11%

oleh -8 Dilihat
Pendapatan ASDP Capai Rp 4,96 Triliun di 2025, Penyeberangan Perintis Tumbuh 11%

KabarDermayu.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 dengan merefleksikan perjalanan perusahaan dalam menghadapi dinamika industri transportasi penyeberangan. Keselamatan penumpang dan operasional menjadi prioritas utama di tengah tantangan yang dihadapi.

Sepanjang tahun 2025, ASDP menghadapi berbagai insiden pelayaran seperti kecelakaan, kapal kandas, dan tabrakan. Namun, perusahaan berhasil mempertahankan tingkat kecelakaan kapal di angka 0,220 persen, sedikit lebih baik dari target 0,230 persen, dengan total lima insiden kapal sepanjang tahun.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menekankan pentingnya keselamatan sebagai budaya kerja yang tertanam dalam setiap proses operasional. Ia menegaskan bahwa keselamatan tidak boleh dianggap selesai, melainkan harus menjadi kesadaran kolektif dan prioritas utama di semua lini pelayanan.

Baca juga: Brigadir Polisi Pacitan Menjadi Buronan, Diduga Terlibat Penipuan Pembebasan Tahanan

Melalui HUT ke-53, ASDP ingin memperkuat komitmennya untuk tidak hanya menghubungkan antar pulau, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat “ASDP Berdampak” diwujudkan melalui program-program sosial dan lingkungan, termasuk donasi life jacket untuk meningkatkan keselamatan pelayaran.

Selain itu, ASDP juga memberikan bantuan kepada panti asuhan dan melaksanakan program penanaman mangrove sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Di sisi lain, ASDP terus memperkuat perannya sebagai penghubung wilayah nusantara, terutama daerah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan). Hingga akhir 2025, layanan penyeberangan perintis ASDP mencatat lebih dari 93 ribu trip, sebuah pertumbuhan 11 persen dari tahun sebelumnya dan melampaui target perusahaan.

Jumlah angkutan kendaraan juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 15 persen, mencapai lebih dari 556 ribu unit. Capaian ini menegaskan peran strategis ASDP sebagai perekat konektivitas dan penggerak ekonomi nasional.

Kinerja positif juga terlihat dari aspek layanan dan keuangan. Tingkat kepuasan pelanggan mencapai skor 3,34 dari skala 4, berkat penguatan layanan digital, kompetensi petugas, dan operasional yang semakin andal. ASDP juga menerima apresiasi atas pengelolaan layanan penyeberangan yang baik dan terintegrasi selama periode Angkutan Lebaran dan Nataru.

Dari sisi korporasi, ASDP membukukan pendapatan usaha sebesar Rp4,96 triliun dan laba konsolidasi Rp285,4 miliar hingga akhir 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan ASDP sebagai perusahaan yang sehat, adaptif, dan tetap berorientasi pada pelayanan publik.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa HUT ke-53 menjadi pengingat bagi seluruh insan perusahaan untuk terus memperkuat budaya pelayanan, keselamatan, dan keamanan secara berkelanjutan.

“Melalui semangat ASDP Berdampak, kami ingin memastikan setiap layanan yang dihadirkan bukan hanya andal dan aman, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan masa depan Indonesia,” pungkas Windy.