KabarDermayu.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Achmad Syahri Assidiqi, menjadi sorotan publik setelah aksinya saat rapat viral di media sosial. Dalam sebuah video yang beredar, ia terlihat sedang bermain permainan di ponsel sambil merokok di tengah berlangsungnya rapat pembahasan penanganan stunting.
Tindakan tersebut sontak mengundang reaksi keras dari masyarakat. Banyak pihak menyayangkan perilaku tersebut, menilai tidak pantas ditunjukkan oleh seorang wakil rakyat, apalagi rapat yang sedang dibahas menyangkut isu penting kesehatan masyarakat, yaitu stunting.
Menanggapi kontroversi yang timbul, Achmad Syahri Assidiqi akhirnya memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Anggota DPRD termuda di Jember ini mengaku khilaf atas perbuatannya tersebut.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Ahmad Syahri Assidiqi, anggota DPRD Komisi D Kabupaten Jember dengan rendah hati meminta maaf, memohon maaf kepada masyarakat Jember khususnya kepada Ketua Umum Gerindra dan juga kepada DPP Gerindra atas apa yang sudah beredar,” ungkapnya dalam sebuah video klarifikasi yang beredar.
Ia menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan kariernya sebagai politisi muda. Achmad Syahri menyatakan kesiapannya untuk menerima sanksi yang mungkin dijatuhkan oleh partai maupun oleh DPRD Kabupaten Jember.
“Saya sadar apa dengan saya lakukan saya khilaf. Semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya. Siap disanksi oleh partai dan juga oleh DPR kabupaten,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa sebagai seorang anak muda, dirinya masih memiliki banyak kekurangan. Ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
“Saya sebagai anak muda juga banyak kekurangan. Semoga ke depannya ini tidak terulang lagi dalam hidup saya. Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat khususnya kepada masyarakat Jember,” pungkasnya.
Sebelumnya, video yang menampilkan Achmad Syahri bermain game sambil merokok saat rapat telah menyebar luas. Rekaman tersebut menunjukkan suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Jember yang membahas persoalan stunting bersama perwakilan Dinas Kesehatan, BPJS, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Jember.
Namun, di tengah jalannya diskusi, Achmad Syahri terlihat tidak fokus. Ia malah asyik bermain game di ponselnya sambil merokok di dalam ruangan rapat, sebuah tindakan yang dinilai tidak menghormati forum resmi tersebut.
Viralnya video ini memicu kemarahan publik dan pertanyaan mengenai etika seorang wakil rakyat dalam menjalankan tugasnya. Banyak yang mempertanyakan profesionalisme dan kepeduliannya terhadap isu kesehatan masyarakat yang sedang dibahas.
Partai Gerindra, sebagai partai tempat Achmad Syahri bernaung, juga merespons cepat kasus ini. Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman, menyatakan bahwa Achmad Syahri akan segera dipanggil untuk menjalani sidang di Mahkamah Partai.
“Iya disidang hari Jumat di DPP di Mahkamah Partai,” ujar Habiburokhman, mengonfirmasi jadwal pemanggilan.
Achmad Syahri Assidiqi sendiri merupakan anggota DPRD Jember terpilih untuk periode 2024–2029. Ia dikenal sebagai anggota dewan termuda di daerah tersebut, dengan usia 25 tahun. Ia juga merupakan putra dari mantan anggota DPR RI, Achmad Fadil Muzakki Syah, yang akrab disapa Ra Fadil.
Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi para wakil rakyat, mengingatkan akan pentingnya menjaga etika dan profesionalisme dalam setiap kesempatan, terutama saat menjalankan tugas negara yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.





