Barcelona Tanggapi Pernyataan Menhan Israel Soal Lamine Yamal dan Bendera Palestina

oleh -6 Dilihat
Barcelona Tanggapi Pernyataan Menhan Israel Soal Lamine Yamal dan Bendera Palestina

KabarDermayu.com – FC Barcelona memilih untuk tidak memberikan komentar terkait kontroversi yang melibatkan pemain mudanya, Lamine Yamal, yang mengibarkan bendera Palestina setelah perayaan gelar juara La Liga.

Aksi Yamal tersebut menuai kritik tajam dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Katz menilai gestur pemain berusia 18 tahun itu sebagai bentuk hasutan terhadap Israel dan masyarakat Yahudi.

Katz secara spesifik meminta Barcelona untuk menegaskan bahwa klub tidak mendukung tindakan yang dianggap berkaitan dengan hasutan atau dukungan terhadap terorisme.

Meskipun mendapat tekanan dari pihak Israel, Barcelona tetap memilih bungkam. Pihak klub hanya memberikan pernyataan singkat bahwa mereka “tidak memiliki komentar” mengenai polemik tersebut.

Baca juga: Mahasiswi Unpad yang Terkena Jambret Akhirnya Ditangkap

Menanggapi situasi ini, mantan Presiden Barcelona, Joan Gaspart, memberikan pandangannya. Ia menghormati hak Menteri Pertahanan Israel untuk menyampaikan pendapatnya.

Namun, Gaspart juga menekankan pentingnya Barcelona untuk tetap fokus pada ranah sepak bola. Ia mengingatkan bahwa setiap individu memiliki hak untuk menyampaikan pandangan pribadi, namun harus berhati-hati saat membawa identitas klub besar seperti Barcelona.

“Mengenai Barcelona, jika klub sudah menyampaikan sikapnya, maka tidak ada lagi yang perlu saya tambahkan,” ujar Gaspart, mengutip dari laporan Euronews pada Jumat, 15 Mei 2026.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) juga memilih untuk tidak berkomentar. RFEF menegaskan bahwa Lamine Yamal berada di bawah otoritas tim nasional Spanyol hanya saat menjalani agenda resmi bersama Timnas Spanyol.