Aktivitas Gunung Api Mayon Meningkat: Puluhan Gempa dan Getaran Vulkanik Terjadi

oleh -5 Dilihat
Aktivitas Gunung Api Mayon Meningkat: Puluhan Gempa dan Getaran Vulkanik Terjadi

KabarDermayu.com – Gunung Api Mayon di Filipina menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan. Pihak berwenang melaporkan terjadinya puluhan gempa dan getaran vulkanik dalam kurun waktu 24 jam terakhir, sementara status siaga tetap di level 3.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mencatat 51 gempa vulkanik dan 30 getaran vulkanik. Getaran ini berlangsung bervariasi, mulai dari 2 hingga 45 menit.

Selain itu, teramati pula ratusan peristiwa longsoran batuan. Phivolcs juga mendeteksi enam sinyal aliran kepadatan piroklastik dari gunung berapi tersebut.

Baca juga: Satoru Mochizuki Terkesan Kualitas Pemain Muda Putri Indonesia di HSL

Aliran lava dilaporkan terus mengalir dari kawah Gunung Api Mayon. Aliran ini membentang sejauh beberapa kilometer di sepanjang jurang Basud, Bonga, dan Mi-isi.

Semburan lava yang berumur pendek juga turut teramati. Fenomena ini menambah daftar peningkatan aktivitas vulkanik Mayon.

Pada Jumat, 15 Mei, gunung berapi ini mengeluarkan 1.482 ton sulfur dioksida. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya.

Awan vulkanik yang terbentuk akibat aktivitas tersebut dilaporkan melayang ke arah barat daya. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat sekitar.

Otoritas setempat terus memberlakukan larangan memasuki zona bahaya permanen. Zona ini memiliki radius sejauh 6 kilometer dari puncak gunung.

Peringatan juga dikeluarkan agar tidak menerbangkan pesawat di dekat area gunung berapi. Hal ini untuk mencegah risiko kecelakaan akibat aktivitas vulkanik.

Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Api Mayon diingatkan akan potensi bahaya yang mengintai. Bahaya tersebut meliputi aliran lava, longsoran batu, dan arus piroklastik.

Selain itu, ancaman ledakan sedang dan lahar juga patut diwaspadai. Lahar adalah aliran lumpur atau puing yang dapat dipicu oleh hujan lebat.