Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas: Jual-Beli ke 2 Pihak

oleh -8 Dilihat
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas: Jual-Beli ke 2 Pihak

KabarDermayu.com – PT Petrokimia Gresik, sebagai anggota holding Pupuk Indonesia (Persero), memperkuat komitmennya dalam menjamin pasokan gas jangka panjang. Langkah ini krusial untuk mendukung keberlanjutan produksi pupuk nasional.

Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) menjadi bukti nyata. Perjanjian ini mencakup pasokan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura.

Selain itu, dilakukan pula penandatanganan Head of Agreement (HoA) dengan PC Ketapang II Ltd. Perjanjian ini berkaitan dengan rencana kerja sama jual beli gas di Wilayah Kerja (WK) Ketapang, yang berlokasi di Perairan Utara Pulau Madura.

Acara penandatanganan PJBG dengan HCML disaksikan langsung oleh Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto. Kehadirannya menunjukkan dukungan pemerintah terhadap upaya penguatan industri strategis ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyatakan bahwa kerja sama ini berpotensi menambah pasokan gas sekitar 30-35 MMSCFD. Tambahan pasokan ini akan memperkuat keandalan operasional perusahaan.

Dengan pasokan yang lebih pasti, Petrokimia Gresik dapat memastikan keberlanjutan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga tahun 2035. Ini merupakan langkah proaktif dalam menghadapi tantangan industri energi global.

“Penguatan sinergi antara industri pupuk dan sektor energi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional,” kata Daconi dalam keterangannya pada Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menekankan bahwa kepastian pasokan gas sangat vital bagi kelangsungan operasional perusahaan. Hal ini memungkinkan Petrokimia Gresik untuk terus berkontribusi pada sektor pertanian.

Penandatanganan HoA dengan PC Ketapang II Ltd. menandai dimulainya kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang. Tujuannya adalah untuk memperkuat keandalan pasokan energi perusahaan di masa mendatang.

Daconi menambahkan bahwa kolaborasi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Petrokimia Gresik dalam membangun sistem pasokan energi yang andal. Sistem ini diharapkan adaptif dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti peran penting sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional. Dinamika industri global menuntut adanya kolaborasi yang solid antar industri.

“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” ujarnya.

Perjanjian jual beli gas antara Petrokimia Gresik dan HCML ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, bersama General Manager HCML, Wang Kaifei. Perwakilan HCML yang hadir adalah VP Marketing, Legal, and Business Support, Wahyudin Sunarya.

Baca juga: KA Serayu dan Jaka Tingkir Bersenggolan, Beruntung Tak Ada Korban

Sementara itu, HoA dengan PC Ketapang II Ltd. ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof. Kedua pihak menandatangani kesepakatan dengan semangat kolaborasi.