KabarDermayu.com – Petenis putri kebanggaan Indonesia, Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Vera Zvonareva, berhasil mencapai babak final dalam turnamen WTA 250 Rabat 2026. Meskipun berstatus unggulan teratas, pasangan ini harus menelan kekalahan di partai puncak yang berlangsung pada hari Jumat.
Dalam pertandingan final yang sengit, Aldila dan Vera sempat bangkit untuk menyamakan kedudukan. Namun, mereka akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan ganda Magali Kempen dan Eudice Chong. Skor akhir pertandingan adalah 3-6, 6-2, 6-10 untuk kemenangan Kempen/Chong.
Perjalanan menuju final ini telah menjadi langkah terjauh Aldila Sutjiadi di sepanjang musim 2026. Sebelumnya, ia telah mencapai babak perempat final di turnamen WTA 250 Auckland dan WTA 250 Hobart pada awal tahun. Puncaknya, ia juga berhasil menembus perempat final di ajang WTA 1000 Madrid pada akhir bulan lalu.
Baca juga: Program MBG BGN Serap 1,28 Juta Pekerja
Menjadi runner-up di Maroko pekan ini menambah daftar panjang prestasi Aldila di ajang WTA Tour. Ia kini telah mengoleksi empat gelar finalis sepanjang kariernya.
Adapun daftar finalis Aldila Sutjiadi di ajang WTA Tour adalah sebagai berikut:
- WTA 250 Rabat 2026 bersama Vera Zvonareva.
- WTA 500 Guadalajara 2025 bersama Giuliana Olmos.
- WTA 500 Strasbourg 2024 bersama Asia Muhammad.
- WTA Elite Trophy Zhuhai 2023 dan WTA 250 Hamburg 2022 bersama Miyu Kato.
Jalannya Pertandingan yang Penuh Drama
Pertarungan memperebutkan gelar juara antara Aldila/Vera melawan Kempen/Chong berlangsung penuh ketegangan sejak set pertama dimulai.
- Set Pertama: Aldila/Vera mencatatkan satu ace tanpa melakukan kesalahan ganda. Namun, performa apik ini belum cukup untuk membendung laju Kempen/Chong. Pasangan Belgia/Hong Kong ini tampil impresif dengan akurasi servis pertama yang tinggi dan berhasil menyelamatkan lebih banyak break point untuk memenangkan set pembuka.
- Set Kedua: Aldila/Vera memberikan respons cepat dengan memenangi tiga gim beruntun dan memimpin 4-1. Meskipun lawan sempat membalas satu gim, Aldila/Vera berhasil mengambil alih kendali permainan dan menutup set kedua dengan skor 6-2, memaksa pertandingan berlanjut ke babak super tie-break.
- Super Tie-Break: Laga penentu berjalan sangat sengit hingga kedudukan sempat imbang 4-4. Pada momen krusial ini, Kempen/Chong yang unggul dalam akurasi servis pertama berhasil memimpin 7-5 sebelum akhirnya menuntaskan pertandingan dengan kemenangan.
Perlu dicatat bahwa pasangan Kempen/Chong memiliki perjalanan yang relatif mulus di turnamen ini, tanpa harus melalui babak super tie-break sejak awal. Mereka bahkan berhasil menumbangkan unggulan keempat, Anastasia Detiuc/Irina Khromacheva, di semifinal.
Sebaliknya, Aldila/Vera harus berjuang keras melalui tiga pertandingan yang berakhir dengan super tie-break sejak babak pertama. Perjuangan keras ini tentu menguras fisik mereka sebelum akhirnya mengamankan posisi sebagai runner-up di turnamen lapangan tanah liat ini.
Pemanasan Positif Menuju Roland Garros
Meskipun belum berhasil meraih gelar juara, pencapaian Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva di WTA 250 Rabat ini menjadi modal penting dan pemanasan yang positif. Terutama menjelang turnamen Grand Slam tanah liat, Roland Garros, yang akan segera digelar.





