Emma Waroka Bongkar Fakta Mantan ART Erin: Konten Kreator?

oleh -11 Dilihat
Emma Waroka Bongkar Fakta Mantan ART Erin: Konten Kreator?

KabarDermayu.com – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan aktris senior Rien Wartia, yang akrab disapa Erin, dengan mantan asisten rumah tangganya (ART) bernama Herawati, terus menjadi sorotan publik.

Di tengah ramainya pemberitaan, aktris senior Emma Waroka turut angkat bicara untuk memberikan pandangannya mengenai polemik yang terjadi.

Herawati diketahui melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 29 April 2026, atas dugaan perlakuan kasar dan penganiayaan selama masa kerjanya.

Pengakuan Herawati yang beredar luas di media sosial memicu beragam reaksi dan komentar dari warganet.

Erin dituding melakukan kekerasan fisik dan melontarkan ucapan yang dianggap tidak pantas kepada mantan ART-nya tersebut.

Namun, di tengah derasnya tudingan yang menghujani Erin, Emma Waroka justru melontarkan keraguan terhadap beberapa aspek dalam kasus ini.

Melalui akun Instagram pribadinya, Emma mengunggah tangkapan layar dari akun Facebook yang diduga milik Herawati.

Akun tersebut, bernama “Herawati Mom’s Gemoy”, memiliki lebih dari 8.200 pengikut.

Pada bagian bio, akun tersebut secara jelas mencantumkan identitas sebagai kreator konten digital.

Baca juga: Pemain Terbaik Super League 2025/2026: Bukan dari Persib

“Bismillah, jadi alhamdulillah, konten creator,” demikian tertulis pada bio akun tersebut.

Temuan ini semakin menguatkan dugaan Emma bahwa Herawati memang aktif berkarier sebagai konten kreator di berbagai platform media sosial.

“Ternyata dugaan Mamsky benar bahwa ART ini adalah seorang konten kreator,” tulis Emma, seperti dikutip pada Senin, 25 Mei 2026.

Emma juga mengungkapkan kekesalannya melihat Erin terus-menerus menjadi sasaran kemarahan publik.

Menurutnya, banyak netizen yang dengan mudahnya memercayai pengakuan Herawati tanpa melihat bukti yang kuat.

“Selamat pagi semuanya, masalah ART vs IRT ini lama lama sangat memuakkan,” ujar Emma.

Ia menambahkan bahwa banyak akun yang menyerang Erin atas dasar perkataan Herawati yang mengaku mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Emma menilai bahwa hingga saat ini, pihak Herawati belum menunjukkan bukti yang meyakinkan terkait dugaan kekerasan yang dituduhkan kepada Erin.

Ia mengaku belum melihat adanya bukti konkret seperti foto luka, rekaman video, atau kesaksian dari pihak yang melihat langsung kejadian tersebut.

“Sedangkan saya belum melihat bukti satupun seperti video, photo, bukti luka atau lebam atau ada saksi-saksi yang melihat langsung KDRT-nya terjadi,” tegas Emma.

Di sisi lain, Emma menyoroti bahwa pihak Erin justru telah menyerahkan sejumlah bukti kepada pihak kepolisian.

Salah satu bukti yang diajukan adalah rekaman CCTV dari rumah Erin.

Rekaman tersebut diduga memperlihatkan Herawati sedang merokok di dalam rumah, yang menjadi salah satu poin keberatan Erin.

Selain itu, Erin juga dikabarkan menyerahkan bukti unggahan media sosial Herawati yang dinilai telah melanggar privasi keluarga.

Unggahan tersebut diduga berisi foto anak-anak Andre Taulany dengan narasi yang dianggap memalukan.

“Sedangkan IRT sudah menunjukkan adanya video ART merokok dalam rumah, memposting foto-foto dengan caption mempermalukan anak-anak pak haji @andreastaulany dengan mengatakan ‘anak-anak di rumah cuma pakai celana dalam dan kaos oblong’,” jelas Emma.

Bagi Emma, tindakan mengunggah foto anak-anak ke media sosial dengan narasi yang tidak pantas telah melewati batas etika seorang pekerja rumah tangga.

“Ini sudah di luar batas wajar pekerja yg seharusnya menjaga sopan santun, menghargai privacy atasannya,” pungkasnya.

Hingga kini, kasus perseteruan antara Erin dan mantan ART-nya masih dalam proses hukum.