KabarDermayu.com – Beredar informasi di kalangan kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) se-nusantara yang menyebutkan adanya penolakan terhadap lokasi Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Hipmi di Lampung.
Informasi tersebut mengklaim bahwa lebih dari 50 persen Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi se-nusantara, termasuk BPD Hipmi Kalimantan Tengah (Kalteng), menolak Lampung sebagai tuan rumah.
Namun, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan tegas membantah kebenaran informasi tersebut.
Hipmi Kalteng menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Sidang Dewan Pleno (SDP) yang telah diselenggarakan di Makassar.
Ketua Umum BPD Hipmi Kalteng, Bintang Agustiar Sabran, pada Senin, 25 Mei 2026, menegaskan bahwa organisasinya tunduk dan patuh pada hasil SDP Makassar.
Baca juga: DPR Ingin Ubah UU BPKH Agar Jemaah Tak Kecewa Dana Haji Tak Terpakai
Keputusan forum tertinggi tersebut secara sah telah menyerahkan wewenang penentuan tempat dan waktu pelaksanaan Munas XVIII Hipmi kepada Ketua Umum BPP Hipmi.
Bintang menjelaskan bahwa keputusan forum tertinggi itu bersifat final dan mengikat seluruh kader Hipmi di Indonesia.
Ia juga menekankan bahwa Hipmi Kalteng tidak pernah mengeluarkan pernyataan, surat, maupun sikap resmi yang menolak Lampung sebagai tuan rumah Munas XVIII.
“Isu yang beredar tidak bersumber dari pengurus resmi BPD HIPMI Kalteng dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Bintang.
Lebih lanjut, Bintang menyatakan bahwa lokasi penyelenggaraan munas bukanlah substansi utama yang perlu diperdebatkan.
Menurutnya, yang terpenting adalah munas dapat berjalan dengan lancar, demokratis, dan mampu melahirkan kepemimpinan Hipmi yang solid.
Kepemimpinan yang solid ini diharapkan dapat menyongsong era Indonesia Emas 2045.
Bintang menambahkan bahwa Hipmi Kalteng solid dan satu komando.
Organisasinya akan mendukung segala keputusan yang diambil oleh Ketua Umum BPP Hipmi sesuai dengan amanat dari SDP Makassar.
“Hipmi ini rumah besar. Jangan dipecah oleh isu yang tidak jelas sumbernya,” ujar Bintang.
Ia mengajak seluruh kader untuk menggunakan energi yang ada untuk menyiapkan kader terbaik Kalteng.
Kader terbaik tersebut diharapkan dapat berkontribusi memberikan masukan-masukan pemikiran di munas demi kemajuan Hipmi dan dunia usaha Indonesia.





