KabarDermayu.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pandangan mengenai komposisi skuad Garuda untuk ASEAN Championship 2026. Ia mengisyaratkan bahwa tim akan lebih banyak diperkuat oleh pemain-pemain yang bermain di kompetisi domestik.
Keputusan ini diambil mengingat potensi kesulitan untuk mendapatkan izin bermain bagi pemain yang saat ini berkarier di Eropa. Namun, Herdman melihat situasi ini bukan sebagai hambatan, melainkan sebagai peluang besar.
Ia menganggap ini sebagai kesempatan emas bagi para pemain lokal untuk unjuk gigi di panggung internasional. Herdman menjelaskan bahwa meskipun ada kemungkinan pemain Eropa bisa bergabung, klub mereka kemungkinan besar tidak akan memberikan izin. Ia pernah mengalami hal serupa saat membesut timnas Kanada di turnamen CONCACAF, dan menegaskan pentingnya menghormati aturan FIFA.
Lebih lanjut, Herdman menekankan bahwa fokus Timnas Indonesia tidak hanya terbatas pada Piala AFF. Target utama skuad Garuda adalah pencapaian yang lebih ambisius, yaitu lolos ke Piala Asia 2027 dan Piala Dunia.
Oleh karena itu, Herdman berencana untuk memaksimalkan potensi pemain domestik. Hal ini dianggap krusial dalam membangun fondasi tim yang kuat untuk meraih target-target besar di masa depan.
Menjelang turnamen regional tersebut, Herdman telah mempersiapkan agenda pemusatan latihan yang intensif. Pelatihan ini akan dimulai pada awal Juli dan disebutnya sebagai “mini pramusim” untuk mengukur kesiapan seluruh pemain sebelum tim final ditentukan.
Sebelumnya, staf pelatih Timnas Indonesia juga telah menggelar training camp pada bulan Mei. Fokus utama dari program tersebut adalah melakukan penilaian performa para pemain.
Herdman menyebutkan bahwa program enam hari di bulan Mei tersebut diberi nama “assessment and development camp”. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi dan mengembangkan kemampuan para pemain.
Mantan pelatih tim nasional Kanada ini dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada pemain yang otomatis mendapatkan tempat di skuad utama. Semua pemain harus berjuang dan membuktikan kualitas mereka untuk bisa terpilih.
Ia menjelaskan alasan di balik penamaan “assessment” karena para pemain saat ini sedang berkompetisi untuk kembali dipanggil pada bulan Juli mendatang. Herdman menekankan bahwa mereka harus tampil maksimal, terlepas dari status mereka sebagai pemain yang sudah pernah membela Indonesia atau pemain top di liga domestik.
Baca juga: TNI Selamatkan 44 Warga Papua Pegunungan dari OPM
Keputusan untuk lebih mengandalkan pemain lokal dapat menjadi momen penting bagi talenta-talenta Liga Indonesia untuk menarik perhatian. Selain menjadi ajang pembuktian diri, Piala AFF 2026 berpotensi menjadi panggung bagi munculnya wajah-wajah baru di skuad Garuda di era kepelatihan John Herdman.





