KabarDermayu.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA akan diselenggarakan pada akhir Oktober hingga awal November mendatang.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan bahwa linimasa pelaksanaan TKA jenjang SMA tahun ini mengalami percepatan beberapa pekan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Linimasa pelaksanaan TKA jenjang SMA maju sedikit satu pekan, menjadi 26 Oktober sampai 8 November. Pendaftaran akan kami mulai di Bulan Agustus, dengan waktu lebih dari satu bulan yang disediakan,” ujar Rahmawati dalam sebuah taklimat media di Jakarta pada Selasa.
Perubahan jadwal ini merupakan hasil evaluasi dan akomodasi terhadap masukan yang diterima pihak Kemendikdasmen terkait pelaksanaan TKA tahun lalu.
Rahmawati mengungkapkan adanya aspirasi agar TKA SMA hanya mengujikan satu mata pelajaran per hari. Hal ini diharapkan dapat memaksimalkan nilai, mengingat Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) dapat digunakan untuk jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Oleh karena itu, tahun ini setiap gelombang TKA jenjang SMA akan berlangsung selama empat hari, berbeda dari tahun lalu yang hanya dua hari.
“Ada harapan agar dalam satu hari tidak diujikan 3 mata pelajaran. Kami mengakomodir hal tersebut, sehingga pelaksanaan bagi setiap murid tidak lagi 2 hari, melainkan menjadi 4 hari,” jelas Rahmawati.
Pendaftaran TKA jenjang SMA akan dibuka mulai tanggal 18 Agustus hingga 27 September, memberikan waktu lebih dari satu bulan bagi calon peserta.
Adapun jadwal pelaksanaannya terbagi dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama akan dilaksanakan pada 26-29 Oktober, diikuti gelombang kedua pada 2-5 November. Terdapat pula gelombang khusus yang dijadwalkan pada 31 Oktober-1 November dan 7-8 November.
Baca juga: 10 Perusahaan Terduga Manipulasi Ekspor-Impor: Purbaya Siapkan Sanksi
Berikut adalah linimasa lengkap pelaksanaan TKA jenjang SMA sederajat tahun ini:
- Pendaftaran: 18 Agustus – 27 September
- Simulasi: 21 – 27 September
- Gladi Bersih: 5 – 18 Oktober
- Pelaksanaan Utama: 26 Oktober – 8 November
- Pelaksanaan Susulan: 16 – 29 November
- Pengolahan Hasil: 8 November – 22 Desember
- Pengumuman Hasil: 23 Desember





