KabarDermayu.com – Holding BUMN industri pertahanan, DEFEND ID, berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang luar biasa pada tahun buku 2025. Laba bersih konsolidasian perusahaan melonjak tajam hingga mencapai Rp913,05 miliar.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 430,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih tahun 2024 tercatat sebesar Rp172,24 miliar, sehingga lonjakan pada tahun 2025 ini sangatlah eksponensial.
Pertumbuhan pesat ini didorong oleh berbagai faktor, termasuk efisiensi operasional yang berhasil diterapkan dan optimalisasi berbagai proyek strategis nasional. Penetapan capaian performa keuangan ini secara resmi dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2025.
Acara tersebut digelar di Bandung pada Selasa, 26 Mei 2026, dan dihadiri oleh Badan Pengelola (BP) BUMN serta PT Danantara Asset Management sebagai pemegang saham.
Selama tahun 2025, DEFEND ID, yang merupakan holding terintegrasi untuk industri pertahanan matra darat, laut, udara, amunisi, hingga elektronika, berhasil mengamankan total nilai kontrak yang sangat besar.
Nilai kontrak yang berhasil diraih mencapai Rp113,85 triliun. Angka ini terdiri dari kontrak bawaan (carry over) senilai Rp94,78 triliun dan perolehan kontrak baru yang mencapai Rp19,07 triliun.
Struktur fundamental perusahaan juga menunjukkan penguatan yang signifikan. Nilai aset DEFEND ID mengalami lonjakan sebesar 18,3 persen, kini mencapai Rp66,05 triliun.
Sementara itu, pertumbuhan ekuitas juga tercatat positif, meningkat sebesar 8,2 persen hingga mencapai angka Rp15,23 triliun. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kesehatan keuangan holding berada pada kategori BBB+.
Baca juga: AMPI Salurkan Daging Kurban untuk Warga Jakarta di Idul Adha
Pendapatan usaha riil yang berhasil dicapai perusahaan menyentuh angka Rp20,71 triliun. Ini menunjukkan performa bisnis yang kuat dan berkelanjutan.
Kekuatan manufaktur DEFEND ID ditopang oleh sumber daya manusia yang berjumlah 11.022 orang. Lebih dari 60 persen dari total sumber daya manusia ini ditempatkan khusus di bidang produksi dan teknis (engineering).
Menyikapi tren positif ini, PT Len Industri (Persero) sebagai bagian dari DEFEND ID, menegaskan arah baru korporasi. Hal ini tertuang dalam cetak biru yang disebut “Astacita Len Industri”.
Fokus utama dari cetak biru ini adalah penguasaan delapan teknologi masa depan. Teknologi-teknologi tersebut meliputi kecerdasan buatan (artificial intelligence), semikonduktor, sistem komando dan kendali (command & control system), radar, perang elektronik, siber, satelit, elektro-optik, hingga sistem otonom (autonomous system).
Direktur Utama Len Industri DEFEND ID, Joga Dharma Setiawan, menyampaikan bahwa capaian perusahaan sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi penting. Fondasi ini memperkuat posisi Len sebagai perusahaan teknologi strategis nasional.
“Kinerja positif yang berhasil dicapai pada tahun 2025 merupakan hasil dari transformasi bisnis, penguatan sinergi ekosistem industri pertahanan, serta komitmen seluruh insan perusahaan dalam mendorong kemandirian teknologi nasional,” ujar Joga Dharma Setiawan.
Lebih lanjut, Joga menjelaskan bahwa melalui Astacita Len Industri, Len terus berupaya memperkuat penguasaan teknologi masa depan. Hal ini penting untuk mendukung daya saing industri nasional dan menjaga ketahanan negara.





