Perkuat Kinerja Organisasi: Wamen ESDM Lantik 107 Pejabat

oleh -6 Dilihat
Perkuat Kinerja Organisasi: Wamen ESDM Lantik 107 Pejabat

KabarDermayu.com – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, secara resmi melantik 107 pejabat baru di lingkungan kementerian tersebut. Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat kinerja organisasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pejabat yang dilantik meliputi posisi administrator dan pengawas. Yuliot menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi. Tujuannya adalah untuk memperkaya pengalaman teknis para pejabat dan mempersiapkan mereka dalam estafet kepemimpinan di masa depan.

Dalam arahannya, Yuliot menekankan dua nilai fundamental yang harus dipegang teguh oleh setiap aparatur negara: integritas dan kedisiplinan. Ia berharap nilai-nilai ini menjadi pondasi dalam menjalankan amanah jabatan. Hal ini penting demi mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan mampu memberikan kinerja tinggi.

Yuliot juga mengingatkan bahwa pengambilan sumpah bukanlah sekadar seremoni belaka. Sumpah tersebut merupakan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara. Janji ini mengandung tanggung jawab moral yang besar dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Ia memberikan beberapa pesan penting kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, Yuliot menekankan pentingnya menanamkan dan menerapkan core value berakhlak. Nilai ini diharapkan menjadi dasar dalam bekerja dan memberikan pelayanan publik yang prima. Pelayanan yang dimaksud adalah yang ramah, profesional, dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Kedua, penekanan diberikan pada pentingnya menjaga kedisiplinan dan integritas. Selain itu, Yuliot juga mendorong para pejabat untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Kemampuan adaptasi menjadi kunci penting dalam menghadapi dinamika dunia yang berubah dengan sangat cepat.

Lebih lanjut, Yuliot mengingatkan para pejabat mengenai kesetiaan mereka kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, negara, dan pemerintah. Kesetiaan ini harus tercermin dalam tindakan dan keputusan sehari-hari.

Ia juga berpesan agar para pejabat selalu tegak lurus terhadap pimpinan. Hal ini berarti kesiapan untuk selalu menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan dan kementerian. Kepatuhan terhadap arahan pimpinan adalah salah satu elemen penting dalam birokrasi yang efektif.

Selain itu, Yuliot menyoroti peran strategis Kementerian ESDM dalam mewujudkan dan mengimplementasikan program Astacita. Secara khusus, ia menyebutkan butir ke-2 dan ke-5 dari program tersebut. Butir-butir ini berkaitan dengan pemantapan sistem pertahanan keamanan negara serta dorongan terhadap kemandirian bangsa.

Kemandirian bangsa yang didorong melalui program Astacita mencakup berbagai sektor penting. Termasuk di dalamnya adalah swasembada pangan, energi, air, pengembangan ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Sektor-sektor ini menjadi prioritas untuk memperkuat fondasi negara.

Terakhir, Yuliot menekankan pentingnya melanjutkan program hilirisasi dan industrialisasi. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk di dalam negeri. Dengan demikian, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.