Polda Metro Jaya Siapkan 1.263 Personel Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

oleh -7 Dilihat
Polda Metro Jaya Siapkan 1.263 Personel Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

KabarDermayu.com – Kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat dipastikan akan menjadi pusat konsentrasi massa dalam rangka kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Menjelang perhelatan akbar yang menjadi rangkaian penyambutan bulan kemerdekaan Indonesia tersebut, pihak kepolisian telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan pengamanan skala besar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyiagakan sebanyak 1.263 personel gabungan. Kekuatan pengamanan ini tidak hanya berasal dari unsur Polda Metro Jaya, tetapi juga melibatkan kolaborasi erat dengan jajaran TNI serta aparat pemerintah daerah setempat.

Strategi Pengamanan Berlapis

Langkah preventif menjadi fokus utama kepolisian dalam mengawal acara ini. Selain menempatkan personel di titik-titik strategis, aparat keamanan telah melakukan rangkaian sterilisasi lokasi guna memastikan area Monas benar-benar kondusif sebelum kegiatan dimulai. Upaya deteksi dini terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan juga terus dilakukan secara intensif.

Polda Metro Jaya menekankan bahwa kehadiran personel di lapangan memiliki dua misi utama. Pertama, memastikan kelancaran dan keamanan jalannya rangkaian Zikir dan Doa Kebangsaan. Kedua, menjamin agar aktivitas rutin masyarakat di sekitar area Monas tidak terganggu oleh adanya kerumunan massa.

Manajemen Lalu Lintas dan Akses Peserta

Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa jalan yang bersifat situasional. Artinya, pengalihan arus kendaraan akan diterapkan secara fleksibel menyesuaikan dengan dinamika kondisi di lapangan selama acara berlangsung.

Kepolisian juga telah menyiapkan kantong-kantong parkir khusus bagi kendaraan para peserta guna mencegah penumpukan kendaraan di bahu jalan. Terkait akses masuk ke lokasi, panitia telah menetapkan empat pintu utama bagi masyarakat umum, yaitu:

  • Pintu Timur Laut Monas
  • Pintu Tenggara Monas
  • Pintu Lapangan Ikada
  • Pintu Barat Monas

Sementara itu, akses Pintu Barat Laut Monas telah disiapkan secara khusus untuk mengakomodasi kedatangan Presiden, Wakil Presiden, serta tamu VVIP dan VIP lainnya.

Rangkaian Acara Kebangsaan

Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Masyarakat yang ingin berpartisipasi sudah diperkenankan memasuki area Monas sejak pukul 15.00 WIB. Acara ini bersifat terbuka untuk umum dan akan dihadiri oleh tokoh agama terkemuka, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, bersama sejumlah tokoh lintas agama lainnya.

Rangkaian kegiatan yang disusun mencakup berbagai agenda spiritual dan kebangsaan, di antaranya:

  • Khataman Al-Qur’an
  • Pelaksanaan salat Magrib berjamaah
  • Pembacaan Hadrah dan Shalawat Kebangsaan
  • Doa bersama untuk bangsa

“Personel ditempatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta yang hadir, termasuk kegiatan aktivitas masyarakat secara rutin,” ujar Budi Hermanto saat memberikan keterangan pers terkait kesiapan pengamanan tersebut.

Dengan adanya sinergi antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat, diharapkan kegiatan doa bersama ini dapat berjalan dengan khidmat, tertib, dan membawa kedamaian bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menyongsong hari kemerdekaan.