Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta: Api Lahap Lantai Atas, Dokumen Berhamburan

oleh -5 Dilihat
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta: Api Lahap Lantai Atas, Dokumen Berhamburan

KabarDermayu.com – Suasana mencekam menyelimuti kawasan Jalan Abdul Muis Nomor 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta menjadi sasaran amukan si jago merah yang merambat dengan cepat hingga mencapai lantai atas bangunan tersebut.

Insiden ini menarik perhatian publik setelah sejumlah saksi mata melaporkan adanya pemandangan tak biasa di sekitar lokasi kejadian. Kertas-kertas yang diduga merupakan dokumen penting dari dalam gedung terlihat beterbangan di udara akibat embusan angin dan intensitas panas yang tinggi dari kobaran api.

Laporan awal mengenai peristiwa Kebakaran ini diterima oleh pihak Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta pada pukul 21.30 WIB melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112. Respons cepat segera dilakukan, dengan unit pemadam pertama tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.40 WIB dan langsung memulai upaya pemadaman satu menit berselang.

Seiring dengan semakin membesarnya kobaran api, otoritas pemadam kebakaran terus menambah kekuatan personel dan armada. Hingga Sabtu dini hari, 8 Agustus 2026, tercatat sebanyak 40 unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api yang masih terus berkobar.

Pengerahan kekuatan ini melibatkan ratusan personel yang mencapai total 200 orang. Armada yang dikerahkan tidak hanya berasal dari wilayah Jakarta Pusat saja, melainkan juga bantuan dari berbagai sektor di seluruh penjuru ibu kota dan sekitarnya, dengan rincian sebagai berikut:

  • 25 unit dari Jakarta Pusat sebagai wilayah terdampak utama.
  • 4 unit dari Jakarta Selatan.
  • 3 unit dari Jakarta Barat.
  • 3 unit dari Jakarta Timur.
  • 2 unit dari Jakarta Utara.
  • 3 unit dari Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu/Pati Kendal.

Hingga pembaruan data terakhir pada pukul 00.42 WIB, status kebakaran masih dinyatakan dalam kondisi merah. Hal ini menandakan bahwa proses pemadaman masih berlangsung intensif dan api belum sepenuhnya berhasil dikendalikan oleh petugas di lapangan.

Pihak berwenang saat ini masih berfokus pada upaya lokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan-bangunan lain di sekitar kawasan Gambir yang cukup padat. Mengingat lokasi gedung yang berada di kawasan strategis, otoritas terkait mengimbau masyarakat untuk menjauhi area sekitar lokasi kebakaran demi kelancaran mobilisasi armada pemadam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai apa yang menjadi pemicu utama kebakaran tersebut. Selain itu, pihak Gulkarmat juga belum memberikan konfirmasi lebih lanjut mengenai potensi adanya korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Sebagai informasi, Gedung Bapenda DKI Jakarta merupakan pusat administrasi penting yang menyimpan berbagai data vital terkait pendapatan daerah. Mengingat pentingnya aset tersebut, proses pemadaman dilakukan dengan sangat hati-hati untuk meminimalisir kerusakan lebih lanjut pada struktur gedung maupun dokumen penting yang ada di dalamnya.

Pihak Dinas Gulkarmat DKI Jakarta terus memantau situasi di lapangan dan berkomitmen untuk menuntaskan pemadaman secepat mungkin guna memastikan keamanan lingkungan sekitar gedung tetap terjaga.