Kejurnas Akuatik 2026 Dibuka Anindya Bakrie, Jadi Seleksi Asian Games dan Olimpiade Remaja

by -7 Views
Kejurnas Akuatik 2026 Dibuka Anindya Bakrie, Jadi Seleksi Asian Games dan Olimpiade Remaja

KabarDermayu.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026 resmi dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie. Acara pembukaan ini dilaksanakan di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Selasa, 28 April 2026.

Anindya Bakrie menyatakan bahwa gelaran Kejurnas tahun ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar kompetisi biasa. Ia menekankan bahwa ajang ini merupakan momentum krusial untuk memastikan keberlanjutan prestasi olahraga air Indonesia di kancah global yang terus berubah.

“Kejurnas 2026 ini akan mempertandingkan lebih dari 1.000 atlet terbaik dari 24 provinsi, meliputi cabang renang, polo air, loncat indah, dan renang artistik,” ujar Anindya saat memberikan sambutan pembukaan di Stadion Akuatik GBK pada Selasa, 28 April 2026.

Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam pembinaan olahraga, meskipun dunia tengah dilanda berbagai tantangan. Menurut Anindya, olahraga akuatik harus terus berkembang dan menjadi sumber kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

“Walaupun keadaan dunia itu penuh dengan tantangan, kita mesti terus untuk membina olahraga akuatik ini,” tegasnya lebih lanjut.

Lebih dari sekadar memperebutkan gelar juara, Kejurnas ini dirancang sebagai sarana strategis untuk mengevaluasi kemampuan atlet melalui sistem time trial. Hasil dari evaluasi ini akan menjadi dasar penting untuk persiapan menuju berbagai ajang internasional.

“Selain itu Kejurnas ini juga menjadi bagian penting dalam evaluasi untuk Asian Games 2026 dan juga SEA Games 2027,” ungkap Anindya.

Menurutnya, Kejurnas ini berfungsi sebagai ajang penyaringan awal untuk berbagai kompetisi internasional melalui mekanisme time trial.

“Nah, ini juga merupakan time trial untuk bisa masuk ke kompetisi internasional, entah Age Group di Malaysia, SEA Games, atau nanti Asian Games,” jelasnya.

Anindya memastikan bahwa program pemusatan latihan nasional (pelatnas) tetap berjalan lancar dengan dukungan penuh dari pemerintah. Kejurnas ini menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menentukan atlet mana yang berhak mendapatkan kesempatan lebih besar untuk memperkuat tim nasional.

“Ini bagian daripada untuk menciptakan suatu kompetisi dan juga time trial tadi. Jadi kita bisa melihat mana yang bisa kita dorong untuk memperkuat kita di Asian Games,” ucap Anindya.

Sebagai inovasi tambahan, panitia juga menyelenggarakan sesi time trial khusus di cabang renang. Sesi ini memberikan kesempatan emas bagi atlet yang belum berhasil mencapai batas waktu standar yang ditetapkan atau yang ingin meningkatkan catatan waktu mereka agar tetap memiliki peluang untuk berkompetisi di tingkat internasional.

Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 dijadwalkan akan berlangsung hingga tanggal 7 Mei 2026. Rangkaian pertandingan renang dan polo air akan digelar mulai dari 28 April hingga 1 Mei. Sementara itu, cabang loncat indah dan renang artistik akan dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 7 Mei.

Menariknya, seluruh rangkaian pertandingan Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat umum tanpa dipungut biaya di Stadion Akuatik GBK.

Di akhir sambutannya, Anindya Bakrie menyampaikan pesan motivasi kepada para atlet muda yang berpartisipasi. Ia berpesan agar mereka memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya.

Baca juga di sini: Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng Akibat Inflasi Pangan

“Adik-adik, anak-anak, manfaatkanlah sebaik mungkin kesempatan ini dan berikanlah yang terbaik untuk Indonesia,” tutup Anindya Bakrie, memberikan semangat kepada seluruh atlet.